Lewati ke konten

ATP Seni Rupa Kelas 3 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

Ilustrasi Alur Tujuan Pembelajaran Seni Rupa kelas 3 SD
Ilustrasi alur tujuan pembelajaran Seni Rupa kelas 3 SD; kegiatan dan tampilan dokumen merupakan ilustrasi.

ATP Seni Rupa kelas 3 menata tujuan belajar agar semester 1 dan 2 mempunyai urutan yang masuk akal. Mulai dari benda sekitar dan percobaan kecil agar murid memiliki pengalaman sebelum merancang karya.

Alur kelas 3 perlu terhubung dengan kelas 4 dalam Fase B. Sebelum memilih titik mulai, periksa kemampuan awal murid untuk mengamati garis serta bentuk dan menggunakan alat sederhana dengan aman. Contoh berikut membantu Bapak/Ibu meninjau satu bagian urutannya.

Download Dokumen dan Artikel Terkait

Apa yang Perlu Terlihat dalam ATP?

Rumah Pendidikan menjelaskan penyusunan TP dan ATP sebagai proses dari membaca capaian menuju alur tujuan satu fase. Saat meninjau bagian kelas 3, periksa hubungan tujuan awal dengan tujuan selanjutnya, bukan hanya daftar judul materi.

Bagian Pemeriksaan
Acuan Identitas mapel, Fase B, dan CP yang digunakan.
Tujuan Kemampuan yang akan ditunjukkan beserta lingkup materi.
Urutan Prasyarat yang dibangun sebelum tugas menjadi lebih mandiri.
Pemetaan Hubungan bagian kelas 3 dengan keseluruhan alur kelas 3–4.

Contoh Urutan Tujuan Seni Rupa

Tabel berikut merupakan contoh pengembangan satu lingkup, bukan ATP lengkap atau pembagian semester yang diwajibkan.

Tahap Contoh tujuan pengembangan
Mengamati Menemukan garis dan bentuk pada benda sekitar.
Mencoba Menguji dua susunan bentuk dan membandingkan kesannya.
Menciptakan Memilih susunan untuk karya sederhana serta menjelaskan fokusnya.

Menata Semester 1 dan 2

Pada semester 1, periksa hasil belajar sebelumnya dan kuatkan prasyarat yang masih diperlukan. Semester 2 melanjutkan urutan yang telah direncanakan sambil menggunakan temuan asesmen untuk menentukan penguatan. Pembagian tidak harus sama banyak berdasarkan jumlah judul unit.

Sediakan waktu untuk percobaan media, proses berkarya, pengeringan bila diperlukan, dan percakapan tentang karya. Hindari mengisi setiap pertemuan dengan produk baru yang belum sempat direfleksikan.

Pemeriksaan Sebelum Dipakai

  1. Pastikan setiap tujuan memberi arah kemampuan yang jelas.
  2. Periksa hubungan urutan dengan prasyarat serta kesiapan murid.
  3. Cocokkan penempatan tujuan dengan Prota dan Promes.
  4. Gunakan tujuan yang sama saat memilih RPM, LKPD, dan KKTP.

Sediakan potongan bentuk yang lebih besar atau alat bantu genggam. Murid tetap dapat membuat pilihan visual sendiri tanpa harus menyeragamkan hasil karya.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah ATP harus sama dengan urutan buku?

Buku membantu menyediakan materi, sedangkan urutan tujuan diperiksa berdasarkan CP dan kebutuhan belajar. Keduanya perlu dicocokkan.

Apakah langkah kegiatan perlu ditulis lengkap dalam ATP?

ATP memperjelas alur tujuan. Rincian langkah, media, dan instrumen asesmen dapat dikembangkan pada rancangan pembelajaran.

Sumber Rujukan

Posting Komentar