RPM Seni dan Budaya Kelas 3 SD 2026/2027 Semester 1 dan 2
Pada artikel ini saya membagikan RPM Seni dan Budaya Kelas 3 SD Tahun Ajaran 2026/2027 untuk Semester 1 dan Semester 2. File Word yang tersedia dapat Bapak/Ibu edit sebagai bahan penyusunan Modul Ajar atau Rencana Pembelajaran Mendalam sesuai cabang seni yang diselenggarakan sekolah, ATP, sumber budaya, media, fasilitas, serta minat dan kebutuhan murid.
Saya menggunakan istilah “Seni dan Budaya” sebagai judul payung agar perangkat lebih mudah ditemukan. Dalam rujukan kurikulum, Capaian Pembelajaran tersedia secara terpisah untuk Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, dan Seni Teater. Karena itu, guru perlu memilih CP yang sesuai dan tidak sekadar mencampurkan semua cabang dalam satu perangkat.
- Jenjang: SD/MI atau sederajat.
- Fase: B, umumnya mencakup Kelas 3 dan Kelas 4.
- Posisi kelas: Kelas 3 merupakan bagian awal Fase B.
- Tahun ajaran: 2026/2027.
- Semester: Semester 1 dan Semester 2.
- Pilihan cabang: Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, dan/atau Seni Teater sesuai penyelenggaraan sekolah.
- Acuan CP: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.
- Format: Word yang dapat disunting sesuai cabang seni dan kondisi kelas.
Apa Itu RPM Seni dan Budaya Kelas 3?
RPM Seni menghubungkan tujuan artistik, pengalaman mengamati dan mengalami, eksplorasi media, penciptaan, penyajian, refleksi, serta tindak lanjut. Pembelajaran Mendalam membantu guru merancang pengalaman yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui proses memahami, mengaplikasi, serta merefleksi.
Dalam seni, memahami tidak selalu berbentuk penjelasan panjang. Murid dapat memahami dengan menyimak bunyi, mengamati garis dan tekstur, merasakan arah gerak, menirukan ekspresi, serta membandingkan karya. Mengaplikasi terjadi saat bereksperimen dan berkarya. Merefleksi terjadi ketika murid menceritakan pilihan, pengalaman, perasaan, serta bagian yang ingin dikembangkan.
Catat keberanian mencoba, cara menggunakan media, perkembangan teknik, kebiasaan berlatih, kerja sama, keselamatan, dan kemampuan merespons umpan balik. Hasil akhir yang rapi bukan satu-satunya tanda keberhasilan belajar seni.
Pilihan Cabang Seni pada Fase B
Setiap cabang memiliki rumusan CP sendiri. Ringkasan berikut membantu Bapak/Ibu memahami arahnya, tetapi tujuan pembelajaran tetap perlu disusun dari dokumen CP cabang yang benar-benar dipakai sekolah.
1. Seni Rupa
Murid mengamati dan menuangkan pengalaman keseharian secara visual, menggunakan alat serta prosedur dasar menggambar, mewarnai, membentuk, memotong, dan merekat. Mereka menciptakan karya dua atau tiga dimensi dengan garis, bentuk, tekstur, ruang, dan warna; menceritakan fokus karya; serta bekerja dengan aman.
2. Seni Musik
Murid mengimitasi dan menata bunyi-musik sederhana, mengembangkan pola baru, menjalani kebiasaan berpraktik yang baik, memainkan karya sederhana secara artistik, serta memberi kesan terhadap pengalaman bermusik melalui lisan, tulisan, gambar, atau bentuk lain.
3. Seni Tari
Murid mengamati penyajian tari dan mengeksplorasi unsur utama tari, level, perubahan arah hadap, serta desain lantai. Mereka membuat gerak, menunjukkan tari kelompok secara kooperatif, menilai pencapaian diri, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap seni tari.
4. Seni Teater
Murid mengamati kebiasaan, melatih tubuh, ekspresi wajah, suara, dan irama dialog. Mereka memainkan atau menirukan tokoh, menceritakan ulang kejadian, menggunakan properti sesuai fungsi, merancang cerita secara kooperatif, terlibat dalam pertunjukan terbimbing, dan mengapresiasi hasil karya.
Kelima alur umum—mengalami, menciptakan, merefleksikan, berpikir dan bekerja artistik, serta berdampak—muncul dengan penekanan berbeda pada setiap cabang. Guru sebaiknya menjaga kesinambungan proses tersebut, bukan hanya mengejar kegiatan membuat produk.
Contoh Pembagian Pembelajaran Semester 1 dan 2
Tabel berikut dibuat cukup lentur untuk cabang seni yang dipilih. Istilah media, unsur, teknik, karya, atau penyajian perlu disesuaikan dengan Seni Rupa, Musik, Tari, atau Teater.
| Periode | Contoh fokus pembelajaran | Contoh bukti belajar |
|---|---|---|
| Semester 1 | Mengamati karya dan lingkungan, mengenali unsur, mengeksplorasi alat atau tubuh, meniru contoh, membangun kebiasaan praktik, serta membuat percobaan pendek. | Catatan pengamatan, sketsa atau notasi gambar, percobaan media, latihan, dokumentasi, percakapan, dan refleksi. |
| Semester 2 | Mengembangkan gagasan, menyusun pola atau rangkaian, mencipta karya individu atau kelompok, menyajikan, mengapresiasi, dan memperbaiki berdasarkan umpan balik. | Karya atau penyajian, portofolio proses, penjelasan pilihan artistik, apresiasi teman, dokumentasi, dan refleksi. |
Komponen RPM Seni yang Saya Gunakan
1. Identifikasi pengalaman murid
Saya memeriksa pengalaman berkarya, minat, kebiasaan mengamati atau berlatih, kepercayaan diri, sensitivitas terhadap bunyi atau bahan, kemampuan motorik, serta kebutuhan akses. Tujuannya menentukan dukungan, bukan membagi anak menjadi berbakat dan tidak berbakat.
2. Tujuan dan bukti belajar
Tujuan menjelaskan kemampuan artistik yang dapat ditunjukkan. Contohnya, murid mampu mengamati pola di lingkungan, mengeksplorasi unsur cabang seni yang dipilih, menciptakan pola baru, menjelaskan satu keputusan, dan memperbaiki karya setelah memperoleh umpan balik.
3. Eksplorasi dan penciptaan
Guru menyediakan contoh secukupnya lalu memberi ruang mencoba. Murid dapat mengubah warna, tekstur, susunan bunyi, level, arah, ekspresi, tempo, atau urutan. Pilihan media disesuaikan dengan keamanan, ketersediaan, serta konteks budaya yang dipelajari secara hormat.
4. Asesmen dan tindak lanjut
Bukti belajar dapat berasal dari percobaan, dokumentasi proses, latihan, karya, penyajian, percakapan, apresiasi, dan refleksi. Umpan balik dibuat spesifik agar murid mengetahui bagian yang berkembang dan satu langkah yang dapat dicoba berikutnya.
Contoh Proyek: Pola dari Sekitar Kita
Proyek ini dimulai dengan pengamatan pola di lingkungan, misalnya susunan daun, bayangan pagar, ritme langkah, bunyi alat rumah tangga, gerak berulang, atau kebiasaan tokoh. Guru kemudian memilih versi proyek yang sesuai dengan cabang seni yang diajarkan, bukan mewajibkan semua versi sekaligus.
- Seni Rupa: karya cetak, kolase, atau bentuk tiga dimensi yang mengembangkan garis, bentuk, tekstur, ruang, dan warna dari pola sekitar.
- Seni Musik: pola bunyi sederhana yang ditata, diubah, dan dimainkan dengan suara tubuh atau media bunyi yang aman.
- Seni Tari: rangkaian gerak berdasarkan level, perubahan arah hadap, dan desain lantai yang terinspirasi oleh pola lingkungan.
- Seni Teater: adegan singkat dari kebiasaan yang diamati dengan penggunaan tubuh, ekspresi, suara, irama dialog, dan properti sederhana.
Memahami
Murid mengamati beberapa pola secara langsung atau melalui dokumentasi. Mereka mencatat pengulangan, perubahan, kontras, tempo, arah, bentuk, bunyi, gerak, atau ekspresi yang menarik. Guru memperkenalkan unsur dan prosedur yang dibutuhkan sesuai cabang seni.
Mengaplikasi
Murid membuat beberapa percobaan kecil sebelum memilih satu gagasan. Mereka mengembangkan pola melalui pengulangan dan variasi, meminta respons teman, lalu memperbaiki karya atau penyajian. Dalam kelompok, peran dibagi dengan jelas agar semua anak terlibat secara bermakna.
Merefleksi
Murid menyajikan karya dalam lingkup kelas dan menjelaskan sumber pola, unsur yang dipilih, perubahan yang dilakukan, serta bagian yang paling bermakna. Teman memberikan apresiasi berdasarkan hal yang terlihat atau terdengar, kemudian mengajukan pertanyaan dengan santun.
Contoh asesmen
- Awal: percakapan tentang pola yang dikenal dan satu percobaan sederhana menggunakan media cabang seni.
- Formatif: ketelitian mengamati, eksplorasi unsur, penggunaan teknik, kebiasaan praktik, keselamatan, kerja sama, dan respons terhadap umpan balik.
- Akhir: karya atau penyajian, penjelasan pilihan artistik, dokumentasi proses, apresiasi, dan refleksi.
- Kriteria: gagasan dapat dikenali, unsur digunakan dengan sengaja, proses menunjukkan perkembangan, kerja berlangsung aman, dan refleksi sesuai pengalaman.
Keselamatan dan Etika Berkarya
Periksa alat, bahan, ruang gerak, kebisingan, ventilasi, dan sensitivitas murid sebelum kegiatan. Gunting, perekat, cat, alat musik, kostum, properti, serta tata ruang digunakan sesuai usia. Murid perlu mengetahui cara membawa, memakai, membersihkan, dan menyimpan media dengan benar.
Ketika menggunakan sumber budaya, guru perlu menyebutkan asal secara tepat dan menghindari peniruan yang merendahkan, mengubah unsur sakral menjadi dekorasi, atau mengklaim karya komunitas sebagai ciptaan pribadi. Pilih sumber tepercaya dan tekankan sikap menghargai pencipta, pelaku, serta pemilik tradisi.
Bangun aturan apresiasi yang aman: tanggapi hal yang benar-benar terlihat atau terdengar, gunakan bahasa santun, dan beri saran yang dapat dicoba. Setiap murid berhak memiliki cara berekspresi tanpa dipermalukan.
Download RPM Seni dan Budaya Kelas 3 Semester 1
File Semester 1 dapat digunakan sebagai bahan edit untuk pengamatan, pengenalan unsur, eksplorasi media, latihan dasar, kebiasaan bekerja artistik, keselamatan, asesmen, dan refleksi.
- RPM Seni dan Budaya Kelas 3 SD Semester 1RPM Seni dan Budaya Semester 1
Referensi Pembelajaran Mendalam untuk mengalami, mengeksplorasi, berlatih, bekerja aman, melakukan asesmen, dan berefleksi.
Download RPM Seni dan Budaya Kelas 3 Semester 2
File Semester 2 dapat digunakan sebagai bahan edit untuk pengembangan gagasan, penciptaan karya, penyajian, apresiasi, dokumentasi proses, asesmen, tindak lanjut, dan refleksi.
- RPM Seni dan Budaya Kelas 3 SD Semester 2RPM Seni dan Budaya Semester 2
Referensi Pembelajaran Mendalam untuk mencipta, menyajikan, mengapresiasi, melakukan asesmen, dan berefleksi.
Artikel RPM Kelas 3 Terkait
Artikel RPM Kelas 3 untuk mata pelajaran lain dapat dibuka melalui daftar berikut.
Saya sudah mengumpulkan RPM Kelas 3 Semester 1 dan 2 dalam satu halaman agar perangkat setiap mata pelajaran lebih mudah ditemukan.
Buka CP Seni Fase B Sesuai Pilihan
Pastikan tautan yang dibuka sesuai dengan cabang seni yang diselenggarakan. Setiap halaman memuat rumusan CP dan inspirasi ATP Fase B untuk Kelas 3–4.
CP Seni Rupa Fase B · CP Seni Musik Fase B · CP Seni Tari Fase B · CP Seni Teater Fase B
FAQ RPM Seni dan Budaya Kelas 3
Apakah semua cabang seni wajib diajarkan dalam satu RPM?
Tidak. Gunakan cabang seni yang diselenggarakan sekolah dan susun tujuan berdasarkan CP cabang tersebut. Proyek lintas seni dapat dilakukan apabila tujuan serta keterkaitannya jelas.
Apakah seluruh CP Fase B harus selesai di Kelas 3?
Tidak. Guru perlu memeriksa hasil belajar Fase A dan ATP. Kelas 3 membangun kemampuan awal yang akan dilanjutkan dan dikuatkan di Kelas 3.
Apakah karya yang paling rapi selalu mendapat nilai tertinggi?
Tidak. Nilai proses mengamati, mencoba, menggunakan unsur, mengembangkan gagasan, bekerja aman, menjelaskan pilihan, dan memperbaiki karya berdasarkan umpan balik.
Bagaimana jika fasilitas seni terbatas?
Gunakan media yang aman dan tersedia di sekitar, suara tubuh, ruang kelas, gambar, benda pakai ulang, atau properti sederhana. Tujuan artistik lebih penting daripada alat yang mahal.
Bagaimana menggunakan karya budaya secara etis?
Pelajari asal, fungsi, konteks, dan pembuatnya dari sumber tepercaya. Hindari menyalin unsur sakral, memberi stereotip, atau mengklaim karya komunitas sebagai ciptaan sendiri.
Posting Komentar