RPM Bahasa Inggris Kelas 3 SD 2026/2027 Semester 1 dan 2
Pada artikel ini saya membagikan RPM Bahasa Inggris Kelas 3 SD Tahun Ajaran 2026/2027 untuk Semester 1 dan Semester 2. File Word yang tersedia dapat Bapak/Ibu sunting menjadi Modul Ajar atau Rencana Pembelajaran Mendalam sesuai ATP, kemampuan awal murid, buku yang digunakan, alokasi waktu, serta kesiapan sekolah.
Bahasa Inggris di kelas dasar sebaiknya terasa sebagai alat untuk melakukan sesuatu. Murid dapat mendengarkan petunjuk, menyapa teman, menemukan lokasi, memahami kartu bergambar, menulis pesan pendek, dan menyampaikan gagasan sederhana. Kosakata dan pola kalimat tetap dipelajari, tetapi selalu hadir dalam konteks yang dapat dipahami anak.
- Jenjang: SD/MI atau sederajat.
- Fase: B, umumnya mencakup Kelas 3 dan Kelas 4.
- Posisi kelas: Kelas 3 merupakan bagian awal Fase B.
- Tahun ajaran: 2026/2027.
- Semester: Semester 1 dan Semester 2.
- Elemen: Menyimak–Berbicara, Membaca–Memirsa, serta Menulis–Mempresentasikan.
- Fokus: komunikasi sederhana tentang kehidupan sehari-hari melalui teks lisan, tulis, visual, dan multimodal.
- Format: Word yang dapat disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan.
Kedudukan Bahasa Inggris SD pada Tahun Ajaran 2026/2027
Penyelenggaraan Bahasa Inggris di SD pada 2026/2027 masih berada dalam masa transisi. Kemendikdasmen menyatakan bahwa Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib pada jenjang SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Karena itu, sekolah dapat memiliki kondisi berbeda dalam ketersediaan guru, alokasi waktu, buku, sarana, dan pengalaman belajar murid.
Apabila sekolah sudah menyelenggarakan Bahasa Inggris, CP Fase B dapat digunakan untuk menjaga arah pembelajaran. Namun, guru tetap perlu memeriksa pengalaman Bahasa Inggris murid sebelumnya. Sebagian murid mungkin sudah terbiasa dengan instruksi dan ungkapan sederhana, sedangkan sebagian lain baru mengenal Bahasa Inggris secara terstruktur.
Gunakan gambar, benda konkret, gerak, demonstrasi, audio singkat, pengulangan, dan kerja berpasangan. Dukungan tersebut membantu murid memahami pesan sebelum mereka diminta menghasilkan bahasa secara lebih mandiri.
Apa Itu RPM Bahasa Inggris Kelas 3?
RPM Bahasa Inggris adalah rencana yang menghubungkan tujuan komunikasi, materi esensial, pengalaman belajar, asesmen, dan tindak lanjut. Dalam Pembelajaran Mendalam, kegiatan dirancang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui pengalaman memahami, mengaplikasi, serta merefleksi.
Panduan Bahasa Inggris 2025 juga menunjukkan keterkaitan Pembelajaran Mendalam dengan pengajaran berbasis teks. Guru dapat membangun pengetahuan tentang topik, memberikan model teks, menyusun teks bersama, lalu mendampingi murid menghasilkan teks sendiri. Pada Fase B, teks perlu pendek, sederhana, dekat dengan kehidupan anak, dan didukung unsur visual atau multimodal.
Capaian Pembelajaran Bahasa Inggris Fase B
Fase B umumnya mencakup Kelas 3 dan Kelas 4. Capaian berikut merupakan target akhir fase sehingga tidak tepat diperlakukan sebagai daftar yang harus dituntaskan dalam satu pertemuan. Ketiga elemen sebaiknya terhubung dalam satu pengalaman komunikasi.
1. Menyimak–Berbicara
Pada akhir Fase B, murid memahami dan merespons teks lisan atau teks multimodal sederhana tentang kehidupan sehari-hari, baik secara verbal maupun nonverbal sesuai konteks. Respons dapat berupa gerakan, pilihan gambar, kata, frasa, atau ungkapan sederhana yang bermakna.
2. Membaca–Memirsa
Murid memahami teks tulis pendek sederhana atau teks multimodal tentang kehidupan sehari-hari. Mereka memberikan respons verbal atau nonverbal sesuai konteks, misalnya mencocokkan gambar, mengikuti rute, memilih informasi, atau menjawab dengan ungkapan singkat.
3. Menulis–Mempresentasikan
Murid mengomunikasikan gagasan tentang topik sehari-hari melalui teks tulis pendek atau teks multimodal sesuai konteks. Gambar, kartu, peta sederhana, label, dan kalimat pendek dapat digunakan sebagai penopang pesan.
Kelas 3 berada pada bagian awal Fase B. Karena itu, pembelajaran dapat dimulai dari memahami instruksi, merespons dengan gerak, gambar, kata, atau frasa, lalu mencoba ungkapan sederhana secara lisan dan melalui produk multimodal. Guru tidak perlu mengejar banyak kosakata sekaligus; pilih bahasa yang benar-benar digunakan dalam tugas.
Contoh Pembagian Materi Semester 1 dan 2
Pembagian berikut bersifat inspiratif. Bapak/Ibu perlu menyesuaikannya dengan ATP sekolah, buku, jumlah pertemuan, konteks lokal, dan hasil asesmen awal.
| Periode | Contoh fokus komunikasi | Contoh bukti belajar |
|---|---|---|
| Semester 1 | Sapaan dan perpisahan, instruksi kelas, identitas diri, benda di sekitar, warna, jumlah, serta ungkapan kesukaan. | Respons terhadap instruksi, dialog berpasangan, kartu profil bergambar, hasil mencocokkan informasi, dan refleksi. |
| Semester 2 | Tempat di sekolah, arah sederhana, kegiatan harian, deskripsi orang atau benda, dan pesan pendek multimodal. | Peta rute, percakapan meminta atau memberi arah, teks pendek, rekaman suara, poster bergambar, dan presentasi singkat. |
Satu topik dapat memadukan ketiga elemen. Ketika membahas tempat di sekolah, murid dapat menyimak instruksi, membaca peta bergambar, mempraktikkan percakapan, menulis kartu rute, dan mempresentasikan jalur yang dipilih.
Komponen RPM yang Saya Siapkan
1. Identifikasi kemampuan awal
Saya memeriksa kemampuan memahami instruksi, mengenali kosakata familiar, merespons pertanyaan, membaca teks pendek, dan menulis gagasan sederhana. Kegiatan awal dibuat ringan dengan gambar dan gerak agar murid tidak merasa sedang diuji secara berlebihan.
2. Tujuan komunikasi
Tujuan menjelaskan apa yang dapat dilakukan murid menggunakan bahasa. Contohnya, murid mampu memahami petunjuk lokasi sederhana, menanyakan tempat, memberikan arah dengan dukungan peta, dan membuat kartu rute multimodal.
3. Dukungan bertahap
Guru menyediakan contoh lisan, gambar, gerak, peta, kartu kata, pola kalimat, dan latihan berpasangan. Dukungan dikurangi setelah murid lebih percaya diri. Murid yang masih memerlukan bantuan dapat menggunakan pilihan kata atau model, sedangkan murid yang siap dapat menambahkan informasi.
4. Asesmen dan tindak lanjut
Bukti belajar dikumpulkan dari respons terhadap teks, percakapan, hasil membaca peta, produk tertulis atau multimodal, presentasi, dan refleksi. Umpan balik dipusatkan pada satu atau dua hal penting agar dapat segera digunakan murid untuk memperbaiki pesan.
Contoh Kegiatan: English School Adventure
Dalam kegiatan ini, kelas diubah menjadi rute petualangan sederhana. Beberapa titik mewakili tempat di sekolah, misalnya kelas, perpustakaan, lapangan, kantin, dan taman. Murid menggunakan peta bergambar untuk memahami serta memberikan petunjuk, kemudian membuat kartu rute bagi kelompok lain.
- Fase/Kelas: B/Kelas 3.
- Alokasi waktu: 3 pertemuan.
- Tujuan: murid memahami petunjuk sederhana, bertanya dan merespons tentang lokasi, serta mengomunikasikan rute melalui teks pendek dan visual.
- Bahasa yang digunakan: nama tempat, arah dasar, pertanyaan lokasi, serta ungkapan meminta pengulangan.
- Produk: kartu rute bergambar dan percakapan berpasangan.
Memahami
Saya menunjukkan peta mini dan memperagakan petunjuk sangat pendek sambil menggerakkan penanda. Murid menyimak lalu memilih lokasi tujuan. Mereka membaca kartu bergambar, mencocokkan simbol dengan tempat, dan menandai ungkapan yang membantu memahami rute.
Mengaplikasi
Murid bekerja berpasangan. Satu murid memperoleh kartu tujuan, sedangkan pasangannya menanyakan lokasi dan mengikuti arahan pada peta. Setelah berganti peran, mereka menyusun kartu rute menggunakan gambar, panah, kata kunci, dan kalimat pendek. Kelompok lain mencoba mengikuti petunjuk tersebut.
Merefleksi
Murid memilih strategi yang paling membantu: melihat simbol, mendengarkan kata kunci, meminta pengulangan, atau menunjuk lokasi. Mereka menyebutkan satu bagian yang sudah berhasil dan satu hal yang ingin diperbaiki. Refleksi boleh menggunakan Bahasa Indonesia agar murid mampu menjelaskan proses belajarnya dengan jujur.
Contoh asesmen
- Awal: respons terhadap instruksi lokasi sederhana menggunakan benda dan gambar.
- Formatif: pemahaman kata kunci, kesesuaian respons, keberanian mencoba, kerja sama, dan penggunaan strategi klarifikasi.
- Akhir: kartu rute, ketepatan mengikuti petunjuk, percakapan berpasangan, serta presentasi singkat.
- Kriteria: pesan dapat dipahami, informasi relevan, visual mendukung makna, ungkapan sesuai konteks, dan murid mampu memperbaiki respons setelah umpan balik.
Kesalahan adalah bagian dari belajar bahasa. Hindari memotong setiap kalimat untuk mengoreksi semua bentuk bahasa. Pilih koreksi yang paling membantu pesan, berikan model dengan santun, dan tetap beri ruang bagi murid untuk menyelesaikan komunikasinya.
Download RPM Bahasa Inggris Kelas 3 Semester 1
File Semester 1 dapat digunakan sebagai bahan edit untuk kegiatan sapaan, instruksi kelas, identitas diri, benda sekitar, kesukaan, komunikasi berpasangan, asesmen, dan refleksi.
- RPM Bahasa Inggris Kelas 3 SD Semester 1RPM Bahasa Inggris Semester 1
Referensi Pembelajaran Mendalam untuk komunikasi sehari-hari, teks sederhana, dukungan bahasa, asesmen, dan refleksi.
Download RPM Bahasa Inggris Kelas 3 Semester 2
File Semester 2 dapat digunakan sebagai bahan edit untuk lokasi, arah, kegiatan harian, deskripsi sederhana, teks multimodal, presentasi, asesmen, dan tindak lanjut.
- RPM Bahasa Inggris Kelas 3 SD Semester 2RPM Bahasa Inggris Semester 2
Referensi Pembelajaran Mendalam untuk petunjuk, peta visual, teks pendek, presentasi, asesmen, dan refleksi.
Artikel RPM Kelas 3 Terkait
Artikel RPM Kelas 3 untuk mata pelajaran lain dapat dibuka melalui daftar berikut.
Saya sudah mengumpulkan RPM Kelas 3 Semester 1 dan 2 dalam satu halaman agar perangkat setiap mata pelajaran lebih mudah ditemukan.
Buka Panduan Resmi Bahasa Inggris
Panduan Mata Pelajaran Bahasa Inggris terbitan 2025 menjelaskan CP Fase B, materi esensial, pengajaran berbasis teks, contoh ATP, dan contoh Perencanaan Pembelajaran Mendalam. Panduan tersebut menegaskan bahwa Fase B umumnya mencakup Kelas 3 dan Kelas 4 serta memberi ruang penyesuaian menurut kondisi satuan pendidikan.
Buka Panduan Bahasa InggrisBuka Referensi Fase B
FAQ RPM Bahasa Inggris Kelas 3
Apakah Bahasa Inggris sudah wajib di SD pada 2026/2027?
Kemendikdasmen menyatakan penerapan wajib Bahasa Inggris di SD dimulai pada tahun ajaran 2027/2028. Tahun ajaran 2026/2027 masih menjadi masa transisi sehingga pelaksanaan perlu memperhatikan kesiapan satuan pendidikan.
Apakah CP Fase B hanya untuk Kelas 3?
Tidak. Fase B umumnya mencakup Kelas 3 dan Kelas 4. ATP membagi perkembangan kemampuan antarkelas, sedangkan target CP diharapkan tercapai pada akhir fase.
Bagaimana jika murid baru mulai belajar Bahasa Inggris?
Mulailah dari instruksi, sapaan, benda, dan topik yang sangat dekat dengan anak. Gunakan gambar, benda nyata, gerak, pengulangan, serta model lisan sebelum meminta respons mandiri.
Apakah Bahasa Indonesia boleh digunakan?
Boleh digunakan secara strategis untuk menjelaskan tujuan penting, menjaga keamanan, atau membantu refleksi. Namun, sediakan paparan dan kesempatan menggunakan Bahasa Inggris secara cukup, bertahap, dan dapat dipahami.
Bagaimana menilai kemampuan berbicara murid?
Amati keterpahaman pesan, kesesuaian respons, penggunaan kosakata kunci, keberanian mencoba, dan strategi komunikasi. Pengucapan tidak harus menyerupai satu aksen tertentu.
Posting Komentar