RPM PJOK Kelas 3 SD 2026/2027 Semester 1 dan 2
Pada artikel ini saya membagikan RPM PJOK Kelas 3 SD Tahun Ajaran 2026/2027 untuk Semester 1 dan Semester 2. File Word yang tersedia dapat Bapak/Ibu edit sebagai bahan penyusunan Modul Ajar atau Rencana Pembelajaran Mendalam sesuai ATP, kemampuan awal murid, sarana, kondisi lapangan, cuaca, serta budaya keselamatan di sekolah.
Pembelajaran PJOK seharusnya memberi waktu gerak yang cukup sekaligus membantu murid memahami cara bergerak. Anak tidak hanya diminta melakukan tugas, tetapi mencoba strategi, mengenali perubahan geraknya, menaati aturan, bekerja sama, menemukan hal yang membuat aktivitas menyenangkan, dan membuat pilihan yang mendukung kesehatan.
- Jenjang: SD/MI atau sederajat.
- Fase: B, umumnya mencakup Kelas 3 dan Kelas 4.
- Posisi kelas: Kelas 3 merupakan bagian awal Fase B.
- Tahun ajaran: 2026/2027.
- Semester: Semester 1 dan Semester 2.
- Elemen: Terampil Bergerak, Belajar melalui Gerak, Bergaya Hidup Aktif, serta Memilih Hidup yang Menyehatkan.
- Acuan CP: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.
- Format: Word yang dapat disunting sesuai kondisi sekolah.
Apa Itu RPM PJOK Kelas 3?
RPM PJOK menghubungkan tujuan gerak dan kesehatan, pengalaman belajar, asesmen, serta tindak lanjut. Pendekatan Pembelajaran Mendalam membantu guru merancang kegiatan berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui proses memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.
Memahami dalam PJOK dapat terjadi ketika murid mengamati contoh, merasakan posisi tubuh, mengenali ruang, atau membandingkan strategi. Mengaplikasi terjadi melalui latihan dan permainan. Merefleksi dapat dilakukan dengan menunjukkan strategi yang membantu, menjelaskan faktor keselamatan, memberi umpan balik sederhana, atau memilih perbaikan untuk percobaan berikutnya.
Tujuan pembelajaran adalah membantu setiap murid berkembang, aktif, sehat, dan percaya diri. Bandingkan kemajuan anak dengan titik awalnya sendiri. Berikan pilihan tingkat tantangan agar perbedaan pengalaman, kondisi tubuh, dan kebutuhan dukungan tetap dihargai.
Capaian Pembelajaran PJOK Fase B
Fase B umumnya mencakup Kelas 3 dan Kelas 4. CP merupakan target akhir fase sehingga guru perlu membaca ATP dan hasil belajar sebelumnya. Empat elemen berikut sebaiknya hadir secara terhubung dalam aktivitas, bukan diajarkan sebagai teori yang selalu terpisah.
1. Terampil Bergerak
Murid menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menggunakannya dalam situasi baru. Mereka menyesuaikan strategi untuk mencapai keterampilan gerak serta memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam suatu rangkaian.
2. Belajar melalui Gerak
Murid menggunakan strategi sederhana untuk memecahkan masalah gerak, menerapkan peraturan yang menumbuhkan fair play, dan berpartisipasi secara positif dalam kelompok atau tim pada berbagai aktivitas jasmani.
3. Bergaya Hidup Aktif
Murid berpartisipasi dalam berbagai aktivitas jasmani dan mengenali faktor yang membuat aktivitas tersebut menyenangkan. Pengalaman positif membantu mereka menemukan bentuk gerak yang diminati dan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
4. Memilih Hidup yang Menyehatkan
Murid mengenali risiko kesehatan dari gaya hidup serta aktivitas jasmani dan cara mencegahnya. Mereka mengidentifikasi pola makan sehat dan bergizi seimbang untuk menunjang kegiatan sehari-hari serta mempraktikkan penanganan cedera ringan berdasarkan prinsip pertolongan pertama.
Contoh Pembagian Materi Semester 1 dan 2
Pembagian berikut bersifat inspiratif. Bapak/Ibu dapat menyesuaikannya dengan ATP, musim, ruang yang tersedia, alat, minat murid, dan kegiatan sekolah.
| Periode | Contoh fokus pembelajaran | Contoh bukti belajar |
|---|---|---|
| Semester 1 | Penghalusan lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif; konsep ruang, arah, tingkat, serta kecepatan; permainan sederhana; aturan dan fair play. | Unjuk gerak, rangkaian gerak, kartu strategi, pengamatan fair play, umpan balik teman, dan refleksi. |
| Semester 2 | Permainan kooperatif, aktivitas berirama atau kebugaran, pilihan aktivitas menyenangkan, risiko gaya hidup, pola makan seimbang, pencegahan, serta cedera ringan. | Partisipasi permainan, jurnal aktif, rancangan permainan, pilihan menu bergambar, simulasi pertolongan pertama, dan refleksi. |
Satu pengalaman dapat mencakup semua elemen. Saat menyelesaikan jalur gerak, murid menghaluskan keterampilan, memilih strategi, mematuhi aturan, membantu kelompok, menilai hal yang membuat kegiatan menyenangkan, serta menerapkan kebiasaan aman seperti pemanasan, hidrasi, dan pemeriksaan area.
Komponen RPM PJOK yang Saya Gunakan
1. Identifikasi kesiapan
Saya mengamati pengalaman gerak, kendali tubuh, kepercayaan diri, pemahaman instruksi, kondisi kesehatan yang relevan, dan kebutuhan penyesuaian. Informasi kesehatan pribadi dijaga kerahasiaannya dan digunakan hanya untuk memastikan pembelajaran aman.
2. Tujuan dan bukti belajar
Tujuan menjelaskan kemampuan yang dapat ditunjukkan. Contohnya, murid mampu menyusun dan memperagakan rangkaian empat gerak fundamental, menyesuaikan arah atau kecepatan, menjaga keselamatan, dan menjelaskan strategi yang paling membantu.
3. Waktu gerak dan dukungan
Penjelasan dibuat singkat, contoh jelas, dan antrean diminimalkan. Guru menyediakan alat lunak, jarak aman, pilihan tingkat tantangan, pasangan yang mendukung, serta kesempatan mencoba berulang agar pembelajaran benar-benar berpusat pada pengalaman gerak.
4. Asesmen dan tindak lanjut
Asesmen dapat berasal dari unjuk gerak, strategi, pemahaman aturan, partisipasi, produk sederhana, dan refleksi. Hasilnya digunakan untuk memberi latihan penguatan, tantangan berikutnya, alat yang dimodifikasi, atau dukungan individual.
Contoh Kegiatan: Jalur Gerak Cerita Pulau ke Pulau
Guru menata kepingan alas lunak atau penanda lantai sebagai “pulau”. Setiap pulau memuat kartu gambar gerak, misalnya berjalan menyamping, berpindah arah, menahan keseimbangan, mengoper bola lunak, atau melempar kantong kacang ke sasaran. Kelompok menyelesaikan urutan kemudian merancang satu jalur baru yang aman.
- Fase/Kelas: B/Kelas 3.
- Alokasi waktu: 3 pertemuan.
- Tujuan: murid mampu menghaluskan gerak fundamental, menerapkan konsep gerak dalam rangkaian, memilih strategi sederhana, dan berpartisipasi positif.
- Bukti belajar: unjuk rangkaian, kartu strategi, rancangan satu jalur, serta refleksi.
- Alat: penanda lantai, bola lunak, kantong kacang, keranjang, kartu gambar, dan air minum.
Memahami
Saya memperagakan cara menggunakan jalur dan mengajak murid mengenali perubahan arah, tingkat tubuh, kecepatan, keseimbangan, serta gaya pada lemparan. Murid mencoba satu gerak, membandingkan hasil, dan menyebutkan aturan keselamatan sebelum rangkaian dimulai.
Mengaplikasi
Murid bergerak dalam kelompok kecil agar waktu tunggu pendek. Mereka menjalankan rangkaian, mengubah satu strategi, lalu mencoba kembali. Setelah itu kelompok memilih empat kartu gerak untuk menciptakan jalur baru. Tantangan boleh diubah melalui jarak, ukuran sasaran, jenis langkah, atau kecepatan tanpa mengorbankan keselamatan.
Merefleksi
Murid menjelaskan gerak yang paling terkendali, bagian yang masih menantang, strategi yang membantu, dan perilaku teman yang membuat kelompok nyaman. Mereka juga memilih faktor yang membuat aktivitas menyenangkan, misalnya tantangan yang sesuai, musik, kerja sama, pilihan gerak, atau kesempatan mencoba lagi.
Contoh asesmen
- Awal: pengamatan pada percobaan gerak dasar dan percakapan singkat tentang pengalaman murid.
- Formatif: kendali arah, keseimbangan, koordinasi dengan alat, penyesuaian strategi, kepatuhan aturan, dan partisipasi positif.
- Akhir: unjuk rangkaian, penjelasan strategi, rancangan jalur aman, serta refleksi.
- Kriteria: gerak makin terkendali, konsep gerak tampak, strategi sesuai, keselamatan terjaga, dan murid mampu menjelaskan perbaikan.
Keselamatan dalam Pembelajaran PJOK
Sebelum kegiatan, periksa permukaan, ruang bebas, alat, cuaca, dan akses air minum. Jelaskan batas area serta tanda berhenti. Pemanasan dan pendinginan disesuaikan dengan aktivitas. Murid tidak boleh dipaksa melanjutkan ketika merasa nyeri, pusing, sesak, atau tidak sehat.
Penanganan cedera ringan hanya dipraktikkan sesuai kewenangan dan prosedur sekolah. Guru tetap bertanggung jawab menilai keadaan, meminta bantuan petugas yang tepat, menghubungi orang tua jika diperlukan, dan mengikuti prosedur darurat. Simulasi tidak boleh menggunakan cedera nyata sebagai bahan demonstrasi.
Murid dapat menggunakan jarak lebih dekat, bola lebih besar, tempo berbeda, jeda tambahan, atau cara gerak alternatif. Nilai perkembangan berdasarkan tujuan dan kemajuan, bukan berdasarkan siapa yang paling cepat atau paling kuat.
Download RPM PJOK Kelas 3 Semester 1
File Semester 1 dapat digunakan sebagai bahan edit untuk keterampilan gerak fundamental, konsep gerak, rangkaian, strategi sederhana, permainan, aturan, fair play, asesmen, dan refleksi.
- RPM PJOK Kelas 3 SD Semester 1RPM PJOK Semester 1
Referensi Pembelajaran Mendalam untuk gerak fundamental, strategi, fair play, asesmen, keselamatan, dan refleksi.
Download RPM PJOK Kelas 3 Semester 2
File Semester 2 dapat digunakan sebagai bahan edit untuk permainan kooperatif, aktivitas berirama atau kebugaran, gaya hidup aktif, pola makan seimbang, risiko kesehatan, cedera ringan, asesmen, dan refleksi.
- RPM PJOK Kelas 3 SD Semester 2RPM PJOK Semester 2
Referensi Pembelajaran Mendalam untuk hidup aktif, hidup sehat, pertolongan pertama, asesmen, dan refleksi.
Artikel RPM Kelas 3 Terkait
Artikel RPM Kelas 3 untuk mata pelajaran lain dapat dibuka melalui daftar berikut.
-
RPM Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 1 dan 2
-
RPM Bahasa Inggris Kelas 3 Semester 1 dan 2
-
RPM Matematika Kelas 3 Semester 1 dan 2
-
RPM IPAS Kelas 3 Semester 1 dan 2
-
RPM PAI dan Budi Pekerti Kelas 3 Semester 1 dan 2
-
RPM Pendidikan Pancasila Kelas 3 Semester 1 dan 2
-
RPM Seni dan Budaya Kelas 3 Semester 1 dan 2
Saya sudah mengumpulkan RPM Kelas 3 Semester 1 dan 2 dalam satu halaman agar perangkat setiap mata pelajaran lebih mudah ditemukan.
Buka Panduan Resmi PJOK
Panduan Mata Pelajaran PJOK terbitan 2025 menguraikan empat elemen, CP Fase B, materi esensial, contoh ATP, dan contoh Perencanaan Pembelajaran Mendalam Kelas 3. Panduan tersebut juga menempatkan gerak sebagai jantung PJOK serta menekankan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, menyenangkan, dan berpusat pada murid.
Buka Panduan PJOKBuka Referensi PJOK Fase B
FAQ RPM PJOK Kelas 3
Apakah seluruh CP Fase B harus selesai di Kelas 3?
Tidak. Guru perlu melihat hasil belajar Fase A dan ATP. Kelas 3 memulai pengembangan kemampuan yang akan diperkuat di Kelas 3 sampai akhir fase.
Apakah penilaian PJOK berdasarkan kecepatan?
Tidak selalu. Asesmen dapat menilai kendali gerak, strategi, pemahaman konsep, keselamatan, fair play, kerja sama, dan kemajuan dari titik awal murid.
Bagaimana jika sarana sekolah terbatas?
Gunakan alat aman dari bahan sederhana dan fokus pada satu atau dua aktivitas. Bola kertas berlapis, penanda dari tali, kartu gambar, atau garis lantai dapat digunakan setelah diperiksa keamanannya.
Bagaimana jika murid belum mampu melakukan gerak tertentu?
Berikan versi yang lebih sederhana, alat lebih mudah dikendalikan, jarak lebih dekat, tempo lebih lambat, atau bantuan teman. Tujuannya perkembangan kemampuan, bukan keseragaman penampilan.
Apakah teori kesehatan cukup dinilai melalui tes tertulis?
Tidak. Murid dapat menunjukkan pemahaman melalui pilihan tindakan, kartu situasi, simulasi, penjelasan lisan, poster bergambar, atau refleksi yang sesuai usia.
Posting Komentar