Lewati ke konten

Perangkat Ajar PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka Lengkap

Murid Kelas 2 berlatih gerak melewati cone sebagai ilustrasi Perangkat Ajar PJOK Kelas 2.
Hub dokumen PJOK Kelas 2 untuk menata pembelajaran gerak dan kesehatan secara aman.

Ketika menyiapkan PJOK Kelas 2, Bapak/Ibu Guru biasanya tidak hanya memerlukan satu modul. Ada dokumen arah pembelajaran, pembagian waktu, rancangan kegiatan, asesmen, hingga catatan pelaksanaan yang perlu saling terhubung. Halaman Perangkat Ajar PJOK Kelas 2 ini disiapkan sebagai pintu masuk agar dokumen tersebut lebih mudah ditemukan.

Kelas 2 masih berada pada Fase A bersama Kelas 1. Karena itu, CP dibaca untuk akhir fase, kemudian diterjemahkan menjadi TP dan ATP yang mempertimbangkan kemampuan gerak, kebugaran, pengetahuan kesehatan, keselamatan, serta kondisi nyata murid.

Pilih Perangkat dan Artikel Terkait

Artikel Terkait
  • Perangkat Ajar SD
  • Perangkat Ajar PJOK Kelas 1
  • CP PJOK Fase A — BACKLOG; BELUM ADA URL
  • Tujuan Pembelajaran PJOK Kelas 2 — KANDIDAT BERIKUTNYA; BELUM ADA URL
  • ATP PJOK Kelas 2 — KANDIDAT BERIKUTNYA; BELUM ADA URL
  • Prota PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka — BELUM ADA URL TERVERIFIKASI
  • Modul Ajar/RPP/RPM PJOK Kelas 2 — BELUM ADA URL TERVERIFIKASI

PJOK Kelas 2 pada Fase A

CP menjelaskan kompetensi yang diharapkan tercapai pada akhir Fase A. Dokumen Kelas 2 berfungsi membantu guru memilih pengalaman belajar yang sesuai dengan posisi murid pada tahun kedua fase tersebut. Kegiatan dapat memadukan gerak dasar, permainan sederhana, kebugaran, kebiasaan hidup sehat, dan refleksi singkat tanpa memaksakan tingkat kemampuan yang seragam.

Panduan Mata Pelajaran PJOK 2025 dapat digunakan untuk melihat arah pembelajaran dan contoh pertimbangan pedagogis. Dokumen itu tetap perlu diterjemahkan sesuai ruang, cuaca, sarana, kondisi kesehatan, serta kebutuhan dukungan setiap murid.

Urutan Menggunakan Perangkat PJOK

Tahap Dokumen Fungsi praktis
Arah CP, TP, ATP Menentukan kemampuan akhir fase, tujuan operasional, dan urutan tujuan.
Waktu Prota, Promes Membagi ruang belajar selama tahun dan semester.
Pelaksanaan Modul Ajar/RPP/RPM, LKPD Menyiapkan aktivitas, instruksi, alat, dan alternatif kegiatan.
Ketercapaian KKTP dan asesmen Mengamati bukti belajar serta menentukan umpan balik.
Catatan Jurnal Merekam pelaksanaan, respons murid, kendala, dan tindak lanjut.

Modul, Asesmen, dan KKTP PJOK

Modul atau RPM sebaiknya tidak berdiri sendiri. Periksa lebih dahulu TP yang dituju, lalu pilih kegiatan yang memungkinkan murid mencoba, mendapat umpan balik, dan memperbaiki gerak. KKTP membantu menentukan bukti yang diamati, sedangkan asesmen formatif dapat berupa pengamatan gerak, percakapan, demonstrasi, atau refleksi sederhana.

Jika fasilitas terbatas, satu tujuan tidak harus memakai alat khusus. Cone dapat diganti penanda yang aman, lintasan dapat diperkecil, dan kegiatan dapat dibuat bergiliran. Yang perlu dipertahankan ialah tujuan belajar, kesempatan bergerak, prosedur keselamatan, dan bukti yang diamati.

Tips Guru: Utamakan Aman dan Inklusif

  • Periksa permukaan, jarak, alat, cuaca, serta jalur keluar-masuk sebelum kegiatan.
  • Sediakan pilihan intensitas dan peran agar murid dapat berpartisipasi sesuai kondisinya.
  • Gunakan instruksi singkat, demonstrasi jelas, dan zona tunggu yang tidak mengganggu lintasan.
  • Nilai perkembangan dan strategi, bukan hanya kecepatan atau kekuatan.

Jika artikel anak belum aktif, keterangannya ditampilkan sebagai “sedang disiapkan”. Hal ini menjaga navigasi tetap jujur tanpa membuat tombol unduhan atau URL yang belum tersedia.

Langkah berikutnya, pilih dokumen pada blok di atas. Mulailah dari CP dan TP bila Bapak/Ibu Guru sedang menyusun arah pembelajaran, atau masuk ke modul dan asesmen ketika tujuan sudah ditetapkan.

Sumber Resmi

Pertanyaan Umum

Apakah CP PJOK dibuat khusus untuk Kelas 2?

Tidak. Fase A mencakup Kelas 1–2, sehingga satu CP melayani akhir fase. Dokumen kelas membantu menerjemahkan arah tersebut untuk Kelas 2.

Apakah RPP, RPM, dan Modul Ajar perlu dibuat sebagai halaman berbeda?

Tidak otomatis. Ketiganya dapat melayani intent perencanaan pembelajaran yang sama; pemisahan baru dilakukan bila ada kebutuhan dan berkas yang benar-benar berbeda.

Mengapa sebagian tautan belum aktif?

Artikel atau file belum memiliki URL terverifikasi. Tautan akan diaktifkan setelah konten dan berkas diperiksa.

Posting Komentar