KKTP PJOK Kelas 1 SD: Contoh dan Unduhan Semester 1–2

Table of Contents
Guru mengamati keseimbangan murid Kelas 1 untuk menyusun kriteria ketercapaian PJOK.
Contoh indikator dan rubrik KKTP PJOK Kelas 1 yang dapat disesuaikan.

Ketika menilai gerak murid Kelas 1, Bapak/Ibu Guru membutuhkan gambaran yang lebih jelas daripada sekadar “sudah bisa” atau “belum bisa”. KKTP PJOK Kelas 1 membantu menerjemahkan tujuan pembelajaran menjadi tanda-tanda kemampuan yang dapat diamati.

Halaman ini menyajikan pratinjau rubrik sederhana untuk Semester 1 dan 2. Berkas Word belum tersedia, sehingga bagian unduhan di bawah sengaja belum menjadi tombol aktif. Silakan gunakan contoh sebagai kerangka awal, bukan sebagai kriteria baku yang berlaku di semua sekolah.

Ringkasan dokumen
  • Kelas/Fase: 1 SD/MI, Fase A.
  • Periode: Semester 1 dan 2 dalam satu halaman.
  • Format target: Word yang dapat disunting; berkas final belum diterima editor.
  • Gunakan sebagai: contoh yang perlu disesuaikan dengan tujuan, murid, dan kondisi sekolah.

Download dan Artikel Terkait

Unduh KKTP PJOK Kelas 1

Pratinjau Isi dan Contoh Indikator

Mulailah dari tujuan dalam ATP PJOK sekolah, bukan dari format tabel yang terlihat rapi. Misalnya, jika tujuan yang dipilih adalah mengembangkan keseimbangan dalam aktivitas gerak sederhana, guru dapat mengamati kesiapan mengikuti instruksi, kontrol tubuh, dan usaha menyesuaikan gerak. Pilih indikator yang benar-benar bisa terlihat selama kegiatan aman dan sesuai usia.

Aspek yang Diamati Contoh Bukti Ketercapaian Tindak Lanjut
Mengikuti instruksi Murid memahami arah gerak dan aturan keselamatan dengan bantuan yang sesuai. Ulangi demonstrasi atau sederhanakan langkah.
Menjaga keseimbangan Murid mencoba berpindah di jalur aman dengan kontrol tubuh yang berkembang. Sesuaikan lebar dan panjang jalur.
Refleksi sederhana Murid dapat menyebutkan gerakan yang sudah nyaman dan yang masih perlu dilatih. Berikan latihan lanjutan secara bertahap.

Tabel tersebut hanya ilustrasi yang perlu dicocokkan dengan CP PJOK Fase A dan TP yang benar-benar digunakan. Hindari memberi angka tunggal tanpa catatan proses; murid yang memerlukan dukungan mungkin menunjukkan kemajuan bermakna meskipun hasil akhirnya belum sama dengan teman lain.

Saat menyiapkan berkas untuk satu tahun, beri penanda yang jelas pada tujuan Semester 1 dan Semester 2. Bila suatu tujuan berlanjut, simpan catatan bukti awal agar guru dapat melihat perkembangannya, bukan mengulang penilaian dari titik nol.

Cara Menggunakan KKTP

  1. Pilih satu tujuan pembelajaran dari ATP sekolah dan tentukan kemampuan apa yang bisa diamati.
  2. Rumuskan deskripsi perkembangan dengan bahasa positif dan dapat dipahami guru lain.
  3. Amati dalam aktivitas yang aman; gunakan lebih dari satu kesempatan bila diperlukan.
  4. Catat dukungan yang diberikan serta langkah latihan berikutnya, bukan hanya status akhir.
  5. Periksa keselarasan rubrik dengan modul ajar PJOK Kelas 1 dan rencana asesmen di dalamnya.
Tips Guru

Untuk kegiatan gerak, indikator yang terlalu panjang justru sulit diamati saat guru juga menjaga keselamatan kelas. Pilih dua atau tiga bukti utama per tujuan, lalu siapkan kolom catatan singkat untuk hal penting yang tidak tertangkap rubrik.

Pertanyaan Umum

Apakah KKTP harus sama untuk semua sekolah?

Tidak. Kriterianya perlu mengikuti tujuan pembelajaran, konteks kegiatan, sarana, dan kebutuhan murid. Contoh di sini bukan pengganti keputusan guru atau sekolah.

Apakah KKTP Semester 1 dan 2 perlu URL terpisah?

Tidak perlu. Kedua semester berada di halaman ini agar guru mudah memeriksa kesinambungan tujuan dan rubrik selama satu tahun.

Setelah berkas tersedia, periksa indikatornya terhadap ATP sekolah lalu pilih tautan Word pada blok unduhan di atas.

Sumber Resmi

Rujukan fase dapat diperiksa pada penjelasan CP dari Rumah Pendidikan. Hubungan CP, TP, dan ATP dijelaskan pada panduan perumusan TP dan ATP. Untuk jenis bahan dan instrumen asesmen, lihat penjelasan perangkat ajar Rumah Pendidikan (diperbarui 7 September 2026). Contoh kegiatan dan tabel di atas adalah saran praktis, bukan kutipan isi berkas pemerintah.

Posting Komentar