RPM Seni Budaya Kelas 7 SMP 2026/2027: Modul Ajar Deep Learning
RPM Seni Budaya Kelas 7 Semester 1 dan Semester 2 membantu guru merancang pengalaman apresiasi, eksplorasi, penciptaan, penyajian, dan refleksi seni yang dekat dengan kehidupan murid. Dokumen ini dapat digunakan sebagai referensi modul ajar Seni Budaya Kelas 7 tahun ajaran 2026/2027 setelah disesuaikan dengan cabang seni yang diselenggarakan sekolah, CP, ATP, sumber daya, dan budaya setempat.
Dalam struktur kurikulum SMP, kelompok mata pelajarannya bernama Seni, Budaya, dan Prakarya. Satuan pendidikan dapat menyediakan cabang Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, Seni Tari, atau cabang Prakarya. Artikel ini menggunakan keyword populer “Seni Budaya” dan khusus membahas empat cabang seni, bukan perangkat Prakarya.
- Jenjang: SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat.
- Fase: D, umumnya mencakup Kelas 7, 8, dan 9.
- Cabang seni: Seni Musik, Seni Rupa, Seni Tari, atau Seni Teater sesuai penyelenggaraan sekolah.
- Orientasi: mengalami, menciptakan, merefleksikan, berpikir dan bekerja artistik, serta memberi dampak.
- Prinsip: berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
- Pengalaman belajar: memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.
- Asesmen: proses, karya, penyajian, apresiasi, dan portofolio.
Apa Itu RPM Seni Budaya Kelas 7?
RPM Seni Budaya Kelas 7 adalah perencanaan yang menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam kegiatan seni. Guru mengidentifikasi pengalaman, minat, kepercayaan diri, konteks budaya, kebutuhan akomodasi, serta sumber yang tersedia sebelum menentukan tujuan, aktivitas, asesmen, kemitraan, lingkungan, dan penggunaan teknologi.
Istilah RPM digunakan secara praktis untuk menemukan referensi perencanaan mendalam. Dokumen resminya tetap dapat berbentuk RPP atau modul ajar dan tidak terikat pada satu format seragam. Modul ajar yang telah dimiliki guru dapat dikembangkan dengan memperkuat proses artistik, pilihan murid, hubungan dengan budaya, umpan balik, dokumentasi, dan refleksi.
CP Seni Musik tidak boleh langsung dianggap sama dengan CP Seni Rupa, Tari, atau Teater. Sebelum memakai file RPM, guru perlu memastikan identitas cabang seni, tujuan pembelajaran, istilah elemen, materi, aktivitas, dan indikator asesmennya sesuai dengan layanan di sekolah.
Pilihan Cabang Seni untuk Kelas 7
Seni Musik
Murid mengalami dan mengapresiasi bunyi, mengeksplorasi unsur musik, memainkan atau menciptakan gagasan musikal, merefleksikan proses, serta menghubungkan musik dengan pengalaman, lingkungan, dan budaya.
Seni Rupa
Murid mengamati pengalaman visual, mengeksplorasi unsur dan prinsip rupa, menggunakan bahan serta teknik, menciptakan karya, menjelaskan pilihan artistik, dan mengapresiasi karya secara santun.
Seni Tari
Murid mengalami gerak, mengenali unsur tari, mengeksplorasi ruang, waktu, tenaga, dan pola, menyusun gagasan gerak, menyajikan karya, serta merefleksikan makna dan konteks budaya.
Seni Teater
Murid mengeksplorasi tubuh, suara, ekspresi, karakter, ruang, cerita, dan kerja ensemble. Proses dapat berkembang dari permainan teater menuju penciptaan serta penyajian adegan sederhana.
Pembelajaran seni tidak bertujuan menjadikan semua murid seniman profesional. Fokusnya adalah menumbuhkan kepekaan, kemampuan mengekspresikan gagasan, kreativitas, apresiasi, rasa percaya diri, kolaborasi, penghargaan terhadap keberagaman, dan kebiasaan reflektif.
Cakupan Materi RPM Seni Budaya Kelas 7
Pemetaan berikut bersifat umum agar dapat diterapkan pada cabang seni yang dipilih. Guru harus mengganti istilah dan aktivitas sesuai CP serta ATP cabang tersebut.
| Semester | Contoh fokus | Contoh pengalaman belajar |
|---|---|---|
| Semester 1 | Pengenalan unsur dan medium seni, observasi karya atau praktik budaya, eksplorasi teknik dasar, apresiasi, dokumentasi, dan refleksi awal. | Mengamati, mendengar, merasakan gerak atau memainkan peran; mengumpulkan referensi; mencoba unsur dan teknik; membuat jurnal proses. |
| Semester 2 | Pengembangan gagasan, penciptaan karya, kolaborasi, revisi, kurasi, pameran atau pertunjukan sederhana, apresiasi, dan refleksi akhir. | Merancang karya, bereksperimen, menerima umpan balik, memperbaiki, menyajikan, menjelaskan pilihan artistik, dan menilai proses. |
Urutan dapat berubah berdasarkan ATP, karakter cabang seni, kesiapan murid, ketersediaan alat dan ruang, agenda budaya, serta kemitraan lokal. Karya akhir bukan satu-satunya pusat pembelajaran; proses dan refleksi juga penting.
Komponen RPM Seni Budaya Kelas 7
1. Identifikasi
Guru mengenali pengalaman seni, minat, budaya, preferensi berekspresi, kebutuhan dukungan, dan kenyamanan murid untuk tampil. Materi dianalisis dari makna, teknik, media, tingkat kesulitan, kebutuhan ruang, biaya, keselamatan, dan sensitivitas budaya.
2. Desain pembelajaran
Guru menentukan tujuan serta memilih praktik seperti studio-based learning, pembelajaran berbasis projek, demonstrasi, eksplorasi, apresiasi, lokakarya, latihan ensemble, atau penciptaan kolaboratif. Seniman, sanggar, keluarga, atau komunitas dapat menjadi mitra.
3. Pengalaman belajar
Murid memahami konteks dan unsur seni, mengaplikasikannya melalui eksplorasi serta penciptaan, lalu merefleksikan gagasan, keputusan artistik, perubahan karya, kerja sama, dan respons audiens.
4. Asesmen
Asesmen awal mengenali pengalaman serta kesiapan. Asesmen proses memberi umpan balik pada eksplorasi dan pengembangan karya, sedangkan asesmen akhir dapat berupa karya, pameran, pertunjukan, presentasi, portofolio, atau refleksi.
Contoh Singkat RPM Seni Budaya Kelas 7
Contoh berikut memakai tema suara dan cerita dari lingkungan sekolah dengan cabang Seni Musik. Polanya dapat diadaptasi menjadi motif visual, rangkaian gerak, atau adegan teater tanpa menyamakan CP tiap cabang.
- Fase/Kelas: D/VII.
- Cabang: Seni Musik.
- Tujuan: murid mampu mengeksplorasi bunyi lingkungan dan mengembangkan pola bunyi sederhana secara kolaboratif.
- Produk: komposisi bunyi pendek dan jurnal proses.
- Dimensi: kreativitas, kolaborasi, komunikasi, kemandirian, dan penalaran kritis.
Memahami
Murid mendengarkan bunyi di sekitar sekolah secara sadar dan mencatat sumber, karakter, tempo, tinggi-rendah, keras-lembut, serta suasana yang muncul. Guru membantu membedakan antara mengapresiasi bunyi lingkungan dan membuat kebisingan yang mengganggu.
Mengaplikasi
Kelompok memilih beberapa bunyi yang dapat ditirukan dengan tubuh, suara, atau alat sederhana. Mereka menyusun pola, mencoba urutan, menyeimbangkan peran, merekam latihan jika tersedia, dan meminta umpan balik. Semua sumber bunyi digunakan secara aman dan tidak merusak benda.
Merefleksi
Setelah penyajian, murid menjelaskan hubungan antara bunyi, suasana, dan cerita yang ingin disampaikan. Mereka menilai kontribusi kelompok, perubahan dari rancangan awal, umpan balik yang digunakan, dan satu langkah perbaikan.
Guru Seni Rupa dapat mengubah tema menjadi motif lingkungan, guru Seni Tari menjadi rangkaian gerak dari pengamatan aktivitas, dan guru Seni Teater menjadi adegan tentang kehidupan sekolah. Tujuan dan rubrik harus tetap mengikuti CP cabang masing-masing.
Asesmen dalam RPM Seni Budaya Kelas 7
- Asesmen awal: percakapan tentang pengalaman, respons terhadap karya, demonstrasi singkat, peta minat, atau eksplorasi bebas terarah.
- Asesmen proses: jurnal, sketsa, latihan, dokumentasi, konferensi, observasi, daftar periksa, dan umpan balik teman.
- Asesmen akhir: karya, komposisi, koreografi, adegan, pameran, pertunjukan, presentasi artistik, atau portofolio.
- Refleksi: penjelasan gagasan, referensi, teknik, keputusan, perubahan, tantangan, kontribusi, dan rencana pengembangan.
Rubrik dapat menilai keterhubungan gagasan dengan karya, eksplorasi unsur dan media, perkembangan teknik, kreativitas, ketekunan, kolaborasi, kemampuan menjelaskan proses, serta refleksi. Hindari penilaian berdasarkan selera pribadi atau bakat awal semata.
Download RPM Seni Budaya Kelas 7 Semester 1
RPM Seni Budaya Kelas 7 Semester 1 dapat digunakan sebagai referensi untuk pengenalan unsur seni, apresiasi karya, pengamatan budaya, eksplorasi media dan teknik, dokumentasi, serta refleksi awal.
-
RPM Seni Budaya Kelas 7 SMP Semester 1RPM Seni Budaya Semester 1
Referensi Pembelajaran Mendalam untuk apresiasi, unsur seni, eksplorasi media dan teknik, budaya lokal, dokumentasi, serta refleksi proses.
Download RPM Seni Budaya Kelas 7 Semester 2
RPM Seni Budaya Kelas 7 Semester 2 dapat dijadikan referensi untuk pengembangan gagasan, penciptaan, kolaborasi, revisi, pameran atau pertunjukan, apresiasi, dan refleksi akhir.
-
RPM Seni Budaya Kelas 7 SMP Semester 2RPM Seni Budaya Semester 2
Referensi Pembelajaran Mendalam untuk penciptaan karya, kolaborasi, revisi, kurasi, pameran atau pertunjukan, apresiasi, dan refleksi.
Artikel RPM Kelas 7 Terkait
Pastikan cabang seni, CP, ATP, tujuan, alat dan bahan, ruang, biaya, keselamatan, hak cipta, izin dokumentasi, asesmen, dan tindak lanjut telah disesuaikan. Gunakan file sebagai bahan edit, bukan format wajib.
Download Panduan Resmi Seni Budaya
Pusat Kurikulum dan Pembelajaran menerbitkan panduan terpisah untuk setiap cabang seni. Pilih panduan yang sesuai dengan mata pelajaran yang diselenggarakan sekolah.
Panduan Mata Pelajaran Seni Tahun 2025
Untuk menemukan perangkat semua mata pelajaran, buka halaman Modul Ajar Deep Learning dan RPM Kelas 7 semua mapel.
Cara Menyesuaikan RPM Seni Budaya
- Gunakan CP serta ATP cabang seni yang benar, bukan rancangan generik yang mengabaikan karakter disiplin.
- Pilih referensi budaya secara hormat dan pelajari makna, konteks, kepemilikan, serta batas penggunaannya.
- Sediakan alternatif bahan, alat, gerak, peran, atau moda penyajian agar semua murid dapat berpartisipasi.
- Nilai proses eksplorasi, keberanian mencoba, revisi, dan refleksi, bukan bakat awal atau kemewahan produk.
- Pastikan alat, bahan, ruang praktik, volume suara, gerakan, dan properti aman.
- Gunakan karya, gambar, musik, atau rekaman yang legal dan cantumkan sumber.
- Minta izin sebelum memotret, merekam, atau mempublikasikan penampilan serta karya murid.
- Perbaiki RPM berdasarkan portofolio, umpan balik, dan refleksi kelas.
Satu tugas seni tidak harus menghasilkan karya yang seragam. Berikan batasan yang jelas tetapi tetap sediakan ruang untuk pilihan gagasan, medium, peran, dan cara berkomunikasi.
FAQ RPM Seni Budaya Kelas 7
Apakah Seni Budaya satu mata pelajaran dengan empat cabang sekaligus?
Kelompok kurikulumnya mencakup beberapa pilihan. Sekolah menyelenggarakan cabang sesuai ketentuan dan sumber daya. Guru menggunakan CP cabang Seni Musik, Rupa, Tari, atau Teater yang benar.
Apakah RPM Seni Budaya menggantikan Modul Ajar?
Tidak harus. Modul ajar dapat dikembangkan agar menerapkan prinsip serta pengalaman Pembelajaran Mendalam dengan proses artistik, asesmen, dan refleksi yang selaras.
Apakah seluruh CP Fase D harus selesai di Kelas 7?
Tidak. Fase D umumnya mencakup Kelas 7 sampai Kelas 9. Kompetensi dikembangkan bertahap melalui ATP sampai akhir fase.
Apakah semua murid wajib tampil di depan umum?
Tidak selalu. Bentuk partisipasi dapat disesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan murid, misalnya tampil dalam kelompok kecil, menjadi penata artistik, dokumentator, kurator, pemain musik, atau menggunakan rekaman.
Apakah karya seni harus menggunakan alat mahal?
Tidak. Bahan lokal, benda sekitar, tubuh, suara, ruang kelas, dan media sederhana dapat digunakan selama sesuai tujuan, aman, legal, serta tidak merusak lingkungan.
Sumber Resmi
- Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025: Struktur Seni, Budaya, dan Prakarya.
- Panduan Mata Pelajaran Seni Musik 2025.
- Panduan Mata Pelajaran Seni Tari 2025.
- Panduan Mata Pelajaran Seni Teater 2025.
Artikel ini menyajikan panduan umum dan contoh pengembangan RPM Seni, bukan format wajib pemerintah. Guru perlu memakai CP cabang seni yang tepat dan menyesuaikannya dengan ATP, kebutuhan murid, budaya, fasilitas, keselamatan, kebijakan satuan pendidikan, serta regulasi terbaru.
Posting Komentar