Mendikbud Siapkan Pengganti Kurikulum 2013, Ini Alasannya..

Mendikbud Siapkan Kurikulum Baru Pengganti Kurikulum 2013
Mendikbud Siapkan Kurikulum Baru Pengganti Kurikulum 2013
Gurumaju.com –  Mendikbud (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa saat ini pemerintah berencana menyusun kurikulum baru sebagai pengganti Kurikulum 2013. Rencana ini merupakan hasil rapat oleh Menteri Muhadjir dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Rabu, 2 Agustus 2017.  "Beliau (Presiden Joko Widodo), meminta supaya kurikulum ditata lagi," ujar Muhadjir ketika dicegat di kompleks Istana Kepresidenan.

INGAT !!! MENJELANG PILKADA 2018 DAN PEMILU 2019, ASN DILARANG MENGUNGGAH FOTO DENGAN SALAH SATU PASANGAN CALON DI MEDSOS SEPERTI FACEBOOK DAN LAINNYA Selengkapnya KLIK DISINI

Menurut Mendikbud, kurikulum baru ini tidak akan jauh berbeda dibandingkan dengan Kurikulum 2013. Justru Malah, pada kurikulum baru yang tengah disusun ini merupakan pengembangan dari kurikulum sebelumnya. Yang membedakannya ialah masalah fleksibilitas dan kejuruan.

Mendikbud berharap, kurikulum baru ini nantinya dapat lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan pasar atau dunia kerja.  Sebagai catatan, Kurikulum 2013 menyorot pada perampingan dan penambahan materi ajar. Materi yang dirampingkan, seperti Bahasa Indonesia, IPS, dan PPKN.

Sedangkan materi yang ditambah adalah Matematika yang mengacu pada standar internasional seperti PISA.  "Misalnya begini, jurusan elektronika itu kan terlalu luas. Nah, maunya Bapak Presiden Joko Widodo itu lebih spesifik lagi agar proses belajar mengajar merespon kebutuhan pasar yang terus berubah," kata Muhadjir.

Bagi rekan-rekan guru yang memerlukan Administrasi lengkap seperti RPP dan juga SILABUS baik yang kurikulum KTSP Maupun Kurikulum 2013. silahkan Klik Tombol HOME, Kemudian cari melalui Kotak Pencarian Disamping Sebelah kanan Atas.

Muhadjir tak menjelaskan lebih lanjut apa pengembangan lainnya dari Kurikulum 2013. Ia hanya mengatakan bahwa kurikulum ini nantinya akan berdampak menyeluruh.

Bagi rekan-rekan guru yang ingin bergabung dengan rekan-rekan guru lainnya di GROUP Facebook "INFO GURU MAJU" silahkan KLIK DISINI

(Sumber: Tempo)

Perhatian: Sebelum menutup Artikel "Mendikbud Siapkan Pengganti Kurikulum 2013, Ini Alasannya.." ini, Silahkan Jika ada pertanyaan, saran, atau ingin memberikan masukan silahkan menuliskannya di kolom komentar, Admin dengan senang hati untuk meresponnya.

Jika merasa artikel ini bermanfaat, Silahkan untuk meng-KLIK tombol Share yang telah Admin sediakan  dibawah ini baik melalui Facebook, Twitter maupun Google Plus Agar Anda juga menjadi orang yang memberi manfaat untuk orang lain...

Sekian dari kami semoga bermanfaat, salam Pendidikan…

Berlangganan update artikel terbaru via email:

12 Responses to "Mendikbud Siapkan Pengganti Kurikulum 2013, Ini Alasannya.."

  1. Min, jadi di kurikulum baru, mapel Bahasa Indonesia, PKN dan IPS akan dirampingkan?

    ReplyDelete
  2. Itu udah biasa. Tiap menteri baru kurikulum baru. Kita kan di Indonesia

    ReplyDelete
  3. itu kan wacananya, mungkin hanya pengembangan dari kurikulum sebelumnya...
    namun masalahnya nama kurikulumnya masih tetap atau ganti nama lagi... kalau ganti nama berarti itu kurikulum baru, kalau namanya tetap K-13 brarti itu pengembangan saja...

    mungkin seperti itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apakah di pengembangan kurikulum mata pelajaran Bahasa Indonesia, PKN, dan IPS akan dirampingkan? Saya kurang mengerti dengan bagian ini dalam teks.

      Delete
  4. Kapan tuntasnya kalau dikembangkan terus? Pusin

    ReplyDelete
  5. Para siswa akan menjadi kelinci percobaan atas arogansi n kesombongan para penjahat pendidikan, klo setiap pergantian menteri kurikulumnya di ganti gmn mw maju wonk generasi penerusnya aja udh bingung n stress Gonta ganti kurikulum

    ReplyDelete
  6. Sayang sekali kalau kurikulum terus berubah mengikuti pasar. Apalagi gara-gara nilai PISA jelek terus kurikulum diganti, sehingga Matematika yang belum karuan lebih penting dari Bahasa Indonesia lah yang kemudian diperluas. Makin bingung lah kita mau lewat mana meningkatkan kemampuan literasi. Padahal kemampuan literasi adalah awal untuk memahami ilmu yang lain.
    Sebetulnya implementasi penguatan karakter di lapangan lah yang harus dipertajam dalam penerapan kurikulum. Guru dan pendidik harus benar-benar belajar menjadi teladan karakter baik. Percuma siswa kita berilmu tapi tak berkarakter baik. Bisa-bisa bonus demografi hanya akan jadi kutukan demografi.

    ReplyDelete
  7. Memanjakan guru matematika.
    Semua pelajaran harus diperlakukan setara.Mereka sudah mendapatkan jam tatap muka yg lebih besar.

    ReplyDelete
  8. Bgmn dg mapel TIK pak...mhn solusinya pak...

    ReplyDelete
  9. Mau dibawa kemana negri ini
    Belum jg tuntas yg 1 sudah mau lagi diganti.hadeeeh.

    Kapan negara kita maju kalau terus2an diganti.

    ReplyDelete
  10. Memangnya keberhasilan itu dilihat dari matematika? Banyak yg lain bro. Kita hidup di masyarakat tidak ditentukan dengan nilai matematikanya bagus dan tinggi.

    ReplyDelete
  11. Peserta didik memiliki minat dan bakatnya masing-masing seharusnya kurikulum dan guru yg katanya sbg fasilitator mewadahi itu kalau semua harus diukur dengan matematika lalu murid yg bakatnya bukan di bidang eksakta mau diapakan?

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel