Hasil PISA 2025 Indonesia: Skor Sains, Membaca, Matematika dan Peringkat

Table of Contents
Murid Indonesia belajar sains dan membaca data hasil PISA 2025
PISA 2025 menilai kemampuan murid berusia 15 tahun dalam menerapkan pengetahuan pada persoalan dunia nyata, dengan sains sebagai domain utama.

Hasil PISA 2025 Indonesia dijadwalkan dirilis OECD pada Selasa, 8 September 2026 pukul 09.30 CEST atau sekitar 14.30 WIB. Saat artikel ini diperiksa pada pukul 08.15 WIB, halaman laporan resmi masih berstatus forthcoming. Karena itu, skor sains, membaca, matematika, dan posisi Indonesia belum dituliskan sebagai angka final.

Sikap menunggu beberapa jam ini penting. Angka dari tangkapan layar, unggahan media sosial, atau pemberitaan negara lain tidak dapat dianggap sebagai hasil Indonesia. Pembaca dapat memeriksa angka final melalui laporan dan data OECD pada bagian sumber resmi di bawah.

Status hasil PISA 2025 per 8 September 2026 pukul 08.15 WIB

OECD sudah menyiapkan halaman PISA 2025 Results (Volume I): Future-Ready Students, tetapi hasil rinci Indonesia belum dapat diverifikasi pada waktu pemeriksaan. Jangan mengutip skor atau peringkat sebelum tabel OECD, basis data, atau country note Indonesia tersedia.

Yang telah dikonfirmasi OECD
  • PISA 2025 diikuti lebih dari 760.000 murid dari 91 negara dan ekonomi.
  • Pesertanya merupakan sampel murid berusia sekitar 15 tahun, bukan seluruh murid dalam suatu negara.
  • Sains menjadi domain utama, sedangkan membaca dan matematika tetap diukur.
  • Penilaian juga mencakup pemecahan masalah komputasional serta kompetensi, sikap, dan perilaku yang lebih luas.
  • Learning in the Digital World diperkenalkan sebagai domain inovatif pada siklus 2025.

Skor PISA 2025 Indonesia

Tabel berikut sengaja menampilkan status data, bukan angka perkiraan. Kolom PISA 2022 dipakai sebagai titik pembanding yang sudah tercantum dalam country note OECD untuk Indonesia.

DomainSkor Indonesia
SainsPISA 2025: MENUNGGU DATA OECD
PISA 2022: 383
MembacaPISA 2025: MENUNGGU DATA OECD
PISA 2022: 359
MatematikaPISA 2025: MENUNGGU DATA OECD
PISA 2022: 366

Pada PISA 2022, rata-rata OECD adalah 485 untuk sains, 476 untuk membaca, dan 472 untuk matematika. Angka pembanding tersebut tidak boleh otomatis dipakai sebagai rata-rata OECD 2025 karena komposisi peserta dan hasil setiap siklus dapat berubah.

Peringkat PISA Indonesia 2025

Belum ada posisi Indonesia yang dapat dituliskan secara bertanggung jawab sebelum hasil resmi dibuka. Bahkan setelah datanya tersedia, pembaca perlu berhati-hati dengan judul yang hanya menyebut “peringkat PISA Indonesia” tanpa menjelaskan domain dan jumlah peserta.

PISA tidak menghasilkan satu skor gabungan untuk menentukan juara umum. Sains, membaca, dan matematika mempunyai hasil masing-masing. Negara dengan skor berdekatan juga dapat memiliki rentang ketidakpastian yang tumpang tindih. Karena itu, posisi ke sekian sebaiknya dibaca bersama skor, interval kepercayaan, jumlah negara peserta, dan perubahan dari siklus sebelumnya.

Jangan menyamakan kenaikan peringkat dengan kenaikan kemampuan.

Posisi dapat berubah karena jumlah dan komposisi negara peserta berubah. Sebaliknya, selisih beberapa poin belum tentu menunjukkan perubahan yang signifikan secara statistik. Kesimpulan “naik” atau “turun” perlu mengikuti catatan OECD, bukan sekadar hasil pengurangan dua angka.

Perbandingan PISA 2022 dan PISA 2025

Perbandingan yang adil perlu menjawab tiga pertanyaan: apakah skornya berubah, apakah perubahan itu signifikan, dan bagian mana dari distribusi kemampuan murid yang bergerak. Rata-rata nasional saja belum menjelaskan apakah lebih banyak murid mencapai kompetensi dasar atau apakah kesenjangan antarkelompok menyempit.

Untuk konteks awal, pada PISA 2022 hanya 18 persen murid Indonesia yang mencapai sedikitnya Level 2 matematika. Hampir tidak ada murid yang mencapai Level 5 atau 6 pada domain tersebut. Data PISA 2025 nantinya perlu diperiksa dengan cara serupa: bukan hanya rata-ratanya, tetapi juga proporsi murid pada setiap tingkat kompetensi.

Apa Itu PISA dan Siapa yang Dinilai?

PISA merupakan singkatan dari Programme for International Student Assessment, studi internasional yang diselenggarakan OECD. Penilaian ini melihat sejauh mana murid berusia 15 tahun dapat menggunakan pengetahuan dan keterampilannya untuk menghadapi persoalan nyata.

PISA bukan ujian hafalan kurikulum suatu negara. Soalnya dirancang untuk melihat penalaran, penerapan konsep, interpretasi informasi, dan pemecahan masalah. Pesertanya dipilih melalui sampel sekolah dan murid. Oleh sebab itu, hasil PISA menggambarkan sistem pendidikan pada tingkat populasi yang diwakili, bukan nilai pribadi setiap murid atau rapor satu sekolah.

Mengapa Sains Menjadi Fokus PISA 2025?

Setiap siklus PISA menetapkan satu domain utama agar pengukurannya dapat dilakukan lebih mendalam. Pada 2025, domain tersebut adalah sains. Literasi sains tidak berhenti pada mengingat istilah atau rumus. Murid perlu menggunakan bukti, memahami cara pengetahuan ilmiah dibangun, menilai informasi, dan mengambil keputusan dalam situasi yang berkaitan dengan sains.

Fokus ini relevan ketika murid menghadapi informasi kesehatan, lingkungan, energi, teknologi, dan berbagai klaim yang beredar di ruang digital. Namun, hasil PISA tidak boleh dipakai untuk menyalahkan satu mata pelajaran atau guru tertentu. Kemampuan murid dipengaruhi pengalaman belajar yang panjang, lingkungan keluarga, kondisi sosial ekonomi, akses terhadap sumber belajar, rasa aman di sekolah, dan banyak faktor lain.

Apa Itu Learning in the Digital World?

Learning in the Digital World atau LDW merupakan domain inovatif PISA 2025. OECD menggunakannya untuk melihat bagaimana murid belajar secara mandiri dan memecahkan masalah dengan bantuan perangkat serta sumber digital. Perhatian utamanya bukan sekadar apakah murid bisa mengoperasikan aplikasi.

Murid perlu menetapkan strategi, mencoba solusi, menggunakan umpan balik, memperbaiki kesalahan, dan membangun pemahaman di lingkungan digital yang interaktif. Kerangka ini dekat dengan kemampuan belajar sepanjang hayat. Skor LDW Indonesia baru dapat dibaca sebagai hasil resmi apabila Indonesia memiliki data yang dapat dibandingkan dan OECD menerbitkannya.

Cara Membaca Hasil PISA dengan Benar

  1. Periksa domainnya. Jangan mencampur skor sains, membaca, dan matematika.
  2. Lihat tahun asesmen. PISA 2025 adalah tahun pelaksanaan, sedangkan hasilnya dirilis pada 2026.
  3. Bandingkan skor dan rentang ketidakpastian. Selisih kecil belum tentu bermakna secara statistik.
  4. Baca tingkat kompetensi. Proporsi murid yang mencapai Level 2 memberi konteks yang tidak terlihat dari rata-rata.
  5. Perhatikan pemerataan. Cermati perbedaan menurut kondisi sosial ekonomi, gender, wilayah, atau karakteristik lain jika datanya tersedia.
  6. Gunakan peringkat secara terbatas. Peringkat mudah berubah ketika jumlah peserta berubah dan tidak menjelaskan penyebab hasil.
  7. Kembali ke sumber primer. Gunakan laporan, country note, dan basis data OECD sebelum mengutip angka.

PISA Berbeda dengan TKA dan ANBK

AsesmenFungsi utamanya
PISAStudi internasional berbasis sampel murid usia 15 tahun untuk membandingkan hasil dan konteks belajar antarsistem pendidikan.
ANBK/AKMBagian dari evaluasi mutu satuan pendidikan di Indonesia. Hasilnya digunakan bersama indikator lain, bukan sebagai nilai kelulusan murid.
TKAAsesmen nasional untuk mengukur capaian akademik individu pada mata pelajaran tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Informasi pendaftaran dan pemutakhiran data asesmen individu dapat dibaca pada artikel Pendaftaran TKA SMA/SMK 2026. Perbedaan fungsi ini perlu dipahami agar hasil PISA tidak disalahartikan sebagai nilai TKA, ANBK, atau nilai rapor murid.

Apa Arti Hasil PISA bagi Guru dan Sekolah?

Guru tidak perlu mengubah kelas menjadi tempat latihan soal PISA setiap hari. Nilai yang lebih penting justru terletak pada kebiasaan belajar yang mendukung penalaran: memberi ruang bertanya, menggunakan data, membandingkan sumber, menjelaskan alasan, menguji gagasan, dan merefleksikan kesalahan.

Dalam pembelajaran sains, misalnya, murid dapat diminta menilai bukti dari penyelidikan sederhana, bukan hanya menyalin kesimpulan. Dalam membaca, murid dapat membandingkan klaim dari dua teks. Dalam matematika, konteks sehari-hari dapat digunakan untuk memilih strategi dan menjelaskan mengapa jawaban masuk akal.

Pendekatan semacam ini sejalan dengan pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi dalam Pembelajaran Mendalam. Guru dapat melihat contoh perencanaannya pada Modul Ajar Deep Learning Kelas 7, mengembangkan literasi digital melalui Perangkat Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial, serta memakai bahan latihan kontekstual dari Bank Soal Gurumaju.

Catatan penting untuk sekolah

PISA adalah bahan refleksi tingkat sistem. Sekolah sebaiknya tetap menggunakan data yang paling dekat dengan kebutuhan muridnya—asesmen kelas, hasil belajar, kehadiran, survei lingkungan belajar, dan Rapor Pendidikan—untuk menentukan tindakan yang nyata.

FAQ Hasil PISA 2025 Indonesia

Kapan hasil PISA 2025 diumumkan?

OECD menjadwalkan peluncuran global pada 8 September 2026 pukul 09.30 CEST atau sekitar 14.30 WIB. Laporan dapat berubah dari status forthcoming menjadi tersedia setelah waktu peluncuran.

Berapa skor PISA 2025 Indonesia?

Pada pemeriksaan 8 September 2026 pukul 08.15 WIB, skor resmi Indonesia belum dapat diverifikasi. Gunakan angka hanya setelah laporan, basis data, atau country note OECD tersedia.

Berapa skor PISA Indonesia pada 2022?

OECD mencatat skor Indonesia sebesar 383 untuk sains, 359 untuk membaca, dan 366 untuk matematika pada PISA 2022.

Apakah peringkat PISA Indonesia naik pada 2025?

Belum dapat disimpulkan sebelum data resmi tersedia. Sesudah rilis, perubahan perlu dinilai melalui skor dan signifikansi statistik, bukan posisi peringkat saja.

Apakah PISA menentukan kelulusan murid?

Tidak. PISA adalah studi internasional berbasis sampel dan tidak digunakan untuk menentukan kelulusan, nilai rapor, atau peringkat sekolah peserta.

Mengapa disebut PISA 2025 jika hasilnya keluar pada 2026?

Nama siklus mengikuti tahun pelaksanaan asesmen. Pengolahan, analisis, dan penerbitan hasil memerlukan waktu sehingga laporan utamanya dirilis pada 2026.

Laporan dan Sumber Resmi PISA 2025

Gunakan tombol berikut untuk memeriksa status laporan dan keterangan resmi. Tautan mengarah ke OECD dan Pusat Asesmen Pendidikan, bukan ke salinan yang tidak diketahui asalnya.

Artikel diperiksa pada 8 September 2026 pukul 08.15 WIB. Informasi akan menjadi lengkap setelah hasil Indonesia dapat diverifikasi melalui publikasi resmi OECD.

Posting Komentar