SE Mendikdasmen No. 20 Tahun 2026 PDF: Aturan Sekolah Saat Asap Karhutla
SE Mendikdasmen No. 20 Tahun 2026 PDF menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan ketika asap kebakaran hutan dan lahan memengaruhi kualitas udara. Surat edaran ini tidak serta-merta memerintahkan semua sekolah di daerah karhutla untuk diliburkan. Moda pembelajaran ditentukan berdasarkan kategori Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU serta kondisi setempat.
Aturan tersebut penting dipahami kepala sekolah, guru, dan orang tua karena keputusan pada kategori sedang berbeda dengan kondisi tidak sehat, sangat tidak sehat, atau berbahaya. Ketika tatap muka dihentikan, kegiatan belajar juga tetap berjalan melalui pembelajaran jarak jauh dan bukan berubah menjadi hari libur.
- ISPU diperiksa melalui sumber resmi sekurang-kurangnya dua kali sehari.
- Jika dua sumber resmi berbeda, gunakan kategori dengan risiko lebih tinggi.
- ISPU 51–100 belum menghentikan tatap muka, tetapi kegiatan fisik di luar ruangan dibatasi.
- ISPU 101–200 menerapkan tatap muka terbatas dan PJJ bagi kelompok rentan.
- ISPU 201–300 dan di atas 300 menerapkan PJJ dengan langkah perlindungan yang semakin ketat.
- Kepala sekolah dapat mengambil tindakan darurat apabila kualitas udara memburuk tiba-tiba.
Download SE Mendikdasmen No. 20 Tahun 2026 PDF
Dokumen berikut merupakan salinan yang tersedia pada laman resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Baca naskah lengkap sebelum mengambil keputusan karena tabel ISPU, kewenangan pemerintah daerah, perlindungan kelompok rentan, pembiayaan, dan pelaporan saling berkaitan.
Tautan di atas mengarah langsung ke server Kemendikdasmen. Hindari mengandalkan potongan tabel atau gambar dari pesan berantai karena satu kategori ISPU yang terlewat dapat menghasilkan keputusan yang keliru.
Apa Isi SE Mendikdasmen Nomor 20 Tahun 2026?
Surat edaran ini mengatur penyelenggaraan layanan pendidikan yang aman, adaptif, terkoordinasi, dan berkesinambungan di daerah terdampak asap karhutla. Cakupannya meliputi satuan pendidikan negeri maupun swasta pada jenjang PAUD, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan khusus, dan pendidikan kesetaraan.
Pedoman tidak hanya membahas perubahan tatap muka menjadi PJJ. Di dalamnya juga diatur pemantauan kualitas udara, pembagian kewenangan, ruang aman asap, perlindungan kelompok rentan, komunikasi dengan orang tua, pelaporan harian, penggunaan anggaran, hingga pemulihan pembelajaran setelah udara membaik.
Aturan Pembelajaran Berdasarkan Kategori ISPU
ISPU menjadi dasar penting dalam menentukan bentuk layanan pendidikan. Berikut ringkasan tindakan yang perlu dibaca bersama kondisi nyata dan keputusan pemerintah daerah.
| Nilai dan kategori ISPU | Moda pembelajaran | Tindakan utama sekolah |
|---|---|---|
| 1–50: Baik | Tatap muka penuh. | Kegiatan berjalan normal dan pemantauan kualitas udara dilanjutkan. |
| 51–100: Sedang | Tatap muka penuh. | Batasi aktivitas fisik di luar ruangan. Upacara, olahraga, dan ekstrakurikuler dipindahkan ke dalam ruangan serta masker disiapkan. |
| 101–200: Tidak Sehat | Tatap muka terbatas dan PJJ untuk kelompok rentan. | Gunakan masker, manfaatkan ruang aman asap, lakukan pemantauan kesehatan, dan jam belajar dapat diperpendek tanpa menghilangkan capaian pembelajaran. |
| 201–300: Sangat Tidak Sehat | PJJ. | Tatap muka dihentikan sementara. Administrasi dilakukan secara terbatas, sedangkan layanan kesehatan dan psikososial tetap berjalan. |
| Di atas 300: Berbahaya | PJJ. | Semua kegiatan berkumpul di sekolah dihentikan. Prioritaskan kesehatan atau evakuasi dan berkoordinasi dengan BPBD serta dinas kesehatan. |
Siapa yang langsung PJJ pada ISPU 101–200?
Kelompok yang disebut beralih ke PJJ pada kategori tidak sehat meliputi peserta didik PAUD, kelas I–III SD, SLB, serta murid dengan penyakit penyerta. Sekolah tetap perlu melindungi warga lain yang memiliki kondisi kesehatan rentan.
Cara Sekolah Memeriksa ISPU
Pemeriksaan menggunakan informasi dari ISPUNet Kementerian Lingkungan Hidup dan/atau BMKG. Pemantauan dilakukan paling sedikit dua kali sehari, yakni sebelum pembelajaran dimulai dan pada pertengahan hari. Hasilnya perlu dicatat agar keputusan sekolah memiliki dasar yang dapat ditelusuri.
Jika informasi resmi untuk tempat dan waktu yang sama menunjukkan kategori berbeda, sekolah menggunakan kategori yang risikonya lebih tinggi. Apabila tidak tersedia alat pemantau di lokasi, sekolah dapat memakai data dari kabupaten atau kota terdekat disertai pengamatan jarak pandang.
Keputusan pagi hari tidak menggantikan pemantauan siang. Sekolah perlu segera menyesuaikan tindakan jika kualitas udara tiba-tiba memburuk, terutama ketika murid masih berada di lingkungan satuan pendidikan.
Siapa yang Menetapkan Tatap Muka atau PJJ?
Pemerintah kabupaten atau kota melalui dinas pendidikan menangani keputusan untuk PAUD, SD, dan SMP. Pemerintah provinsi melalui dinas pendidikan provinsi menangani SMA, SMK, dan SLB. Penerapannya dapat ditetapkan untuk lingkup provinsi, kabupaten/kota, atau kecamatan sesuai kondisi wilayah.
Penetapan perubahan moda pembelajaran berlaku paling lama tiga hari dan dievaluasi setiap hari. Dengan mekanisme ini, sekolah tidak terlalu cepat kembali ke tatap muka ketika udara belum aman, sekaligus dapat memulihkan layanan tatap muka setelah kondisi benar-benar membaik.
Kewenangan Darurat Kepala Sekolah
Asap dapat menebal sebelum keputusan dinas diterbitkan. Dalam kondisi kualitas udara memburuk secara mendadak, kepala sekolah dapat menghentikan aktivitas luar ruangan, memulangkan murid lebih awal, atau mengalihkan pembelajaran menjadi PJJ. Tindakan tersebut harus mempertimbangkan keselamatan perjalanan pulang dan komunikasi dengan orang tua.
Keputusan darurat kepala sekolah wajib dilaporkan kepada dinas pendidikan paling lambat 1×24 jam. Catatan nilai ISPU, waktu pengamatan, kondisi jarak pandang, keluhan kesehatan, serta tindakan yang telah dilakukan dapat membantu proses pelaporan.
Ketika tatap muka dihentikan, hak belajar murid tetap dipenuhi melalui PJJ daring, luring, atau gabungan. Sekolah perlu menjelaskan hal ini kepada orang tua agar perubahan moda tidak disalahartikan sebagai libur.
Pelaksanaan PJJ Saat Asap Karhutla
PJJ tidak harus selalu menggunakan konferensi video. Sekolah perlu mempertimbangkan listrik, jaringan internet, kepemilikan perangkat, usia murid, dan kemampuan keluarga mendampingi belajar. Pilih bentuk yang paling dapat dijangkau tanpa menambah beban berlebihan.
- Pembelajaran daring melalui platform yang biasa digunakan sekolah.
- Modul cetak, lembar kegiatan, atau penugasan rumah.
- Pemanfaatan radio atau televisi lokal jika tersedia.
- Kunjungan guru dengan memperhatikan keselamatan dan paparan asap.
- Kombinasi daring dan luring sesuai kondisi setiap murid.
Beban belajar dapat disederhanakan dengan fokus pada literasi, numerasi, dan pembentukan karakter. Guru tetap mencatat kehadiran atau keterlibatan murid serta menjaga komunikasi dengan orang tua. Murid yang sulit terhubung tidak semestinya langsung dianggap tidak mengikuti pembelajaran tanpa penelusuran.
Ruang Aman Asap di Sekolah
Satuan pendidikan terdampak diarahkan menyediakan sedikitnya satu ruang aman asap. Ruangan ini menjadi tempat perlindungan sementara, bukan alasan untuk mempertahankan tatap muka ketika kategori ISPU telah mewajibkan PJJ.
Komponen ruang aman asap
- Ventilasi ditutup menggunakan bahan yang membantu mengurangi masuknya asap, seperti busa atau dacron lembap.
- Tirai dapat dilembapkan untuk membantu menahan partikel.
- Gunakan pemurni udara berfilter HEPA atau kipas pembuangan yang ditempatkan berlawanan dengan sumber polutan.
- Sediakan masker cadangan, air minum, dan perlengkapan pertolongan pertama.
- Atur kapasitas ruangan agar tetap aman dan nyaman.
Pemerintah daerah juga perlu menyiapkan sedikitnya satu sekolah rujukan dengan ruang aman asap pada setiap kecamatan terdampak. Penetapannya perlu mempertimbangkan akses, kondisi bangunan, dan kemampuan menerima warga sekolah yang membutuhkan perlindungan.
Perlindungan Kelompok Rentan
Kelompok rentan mencakup anak usia PAUD dan SD, penyandang disabilitas, murid dengan penyakit penyerta, serta pendidik atau tenaga kependidikan yang sedang hamil atau memiliki komorbiditas. Pendataan dilakukan secara hati-hati dengan menjaga kerahasiaan informasi kesehatan.
Sekolah perlu memantau gejala seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, pusing, atau keluhan lain. Warga sekolah yang mengalami gangguan kesehatan diarahkan memperoleh pemeriksaan tenaga kesehatan. Sekolah tidak seharusnya memberikan diagnosis sendiri.
Langkah 6M+1S Menghadapi Asap Karhutla
- Memeriksa kualitas udara melalui sumber resmi.
- Mengurangi aktivitas di luar ruangan.
- Menutup ventilasi dan menggunakan pemurni udara jika tersedia.
- Menghindari sumber asap dan polusi tambahan.
- Memakai masker sesuai kebutuhan dan risiko.
- Menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk cukup minum dan mengonsumsi makanan bergizi.
- Segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan apabila muncul keluhan.
Apakah Dana BOSP Bisa Digunakan?
Surat edaran membuka sumber pembiayaan dari APBN, APBD, dana BOSP, serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat. Dana BOSP dapat mendukung kebutuhan seperti masker, pemurni udara atau kipas, bahan penutup ventilasi, penggandaan modul luring, dan dukungan PJJ sepanjang penggunaannya mengikuti ketentuan.
Tetap ikuti Juknis BOSP
Sekolah perlu merencanakan, membelanjakan, dan mempertanggungjawabkan dana sesuai aturan. Pelajari ketentuan melalui artikel Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026 tentang Juknis BOSP sebelum melakukan pengadaan kebutuhan penanganan asap.
Checklist Tindakan Sekolah
- Tunjuk petugas pemantauan ISPU dan catat hasil minimal dua kali sehari.
- Perbarui nomor kontak orang tua atau wali untuk komunikasi darurat.
- Data kelompok rentan tanpa menyebarkan informasi kesehatannya.
- Siapkan ruang aman asap, masker, air minum, dan pertolongan pertama.
- Susun pilihan PJJ daring dan luring sebelum kondisi memburuk.
- Tetapkan prosedur pemulangan murid yang aman.
- Laporkan ISPU, moda belajar, jumlah warga terdampak, dan kejadian kesehatan.
- Koordinasikan perkembangan dengan dinas pendidikan, BPBD, dan dinas kesehatan.
Setelah Kualitas Udara Membaik
Kembalinya pembelajaran tatap muka tetap mengikuti hasil evaluasi harian dan keputusan pihak berwenang. Setelah kegiatan normal kembali, guru dapat melakukan asesmen diagnostik sederhana untuk mengetahui materi yang belum dipahami selama PJJ, kemudian menyusun pemulihan pembelajaran yang proporsional.
Sekolah juga perlu mengevaluasi rencana Satuan Pendidikan Aman Bencana, fungsi ruang aman asap, kecepatan komunikasi, ketersediaan perlengkapan, dan akses belajar murid. Catatan pengalaman tersebut dapat memperbaiki respons jika asap karhutla kembali terjadi.
Aturan umum pembelajaran saat bencana
Ketentuan dalam artikel ini khusus untuk asap karhutla dan menggunakan kategori ISPU. Untuk dasar pembelajaran ketika sekolah terdampak gempa, banjir, longsor, erupsi, atau bencana lainnya, baca Kurikulum Darurat 2026 dan SE Mendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026.
FAQ SE Mendikdasmen No. 20 Tahun 2026
Apakah semua sekolah di wilayah karhutla harus langsung PJJ?
Tidak. Moda pembelajaran mengikuti kategori ISPU dan keputusan yang berlaku. Pada ISPU 51–100, tatap muka masih berlangsung penuh dengan pembatasan aktivitas fisik di luar ruangan.
Pada ISPU berapa sekolah menghentikan tatap muka?
Pada kategori sangat tidak sehat dengan ISPU 201–300, tatap muka dihentikan sementara dan pembelajaran beralih ke PJJ. Pada nilai di atas 300, seluruh kegiatan berkumpul di sekolah dihentikan serta kesehatan dan evakuasi diprioritaskan.
Apakah kelas I–III SD tetap tatap muka pada ISPU 101–200?
Tidak. Pada kategori tidak sehat tersebut, peserta didik kelas I–III SD termasuk kelompok yang beralih ke PJJ bersama PAUD, SLB, dan murid dengan penyakit penyerta.
Bolehkah kepala sekolah memulangkan murid sebelum keputusan dinas?
Boleh dalam keadaan kualitas udara memburuk secara mendadak. Kepala sekolah dapat menghentikan kegiatan luar ruangan, memulangkan lebih awal, atau mengalihkan ke PJJ dan melaporkannya kepada dinas pendidikan paling lambat 1×24 jam.
Apakah PJJ karena asap karhutla dihitung sebagai libur?
Tidak. Penghentian tatap muka bukan hari libur dan tidak mengurangi hak belajar murid. Sekolah tetap menyelenggarakan pembelajaran melalui cara daring, luring, atau kombinasi.
Di mana mengunduh SE Mendikdasmen No. 20 Tahun 2026?
Dokumen dapat diunduh melalui tombol pada artikel ini atau lampiran pengumuman resmi di situs Kemendikdasmen. Pastikan alamatnya menggunakan domain kemendikdasmen.go.id.
Posting Komentar