Promes Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Semester 1 dan 2

Table of Contents
Promes Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Semester 1 dan 2
Promes Bahasa Indonesia Kelas 2 memetakan ATP ke bulan dan minggu efektif selama Semester 1 dan Semester 2.

Promes Bahasa Indonesia Kelas 2 SD membantu guru menerjemahkan program tahunan menjadi rencana pelaksanaan per semester. Setiap kelompok ATP dapat ditempatkan pada bulan dan minggu efektif sehingga urutan pembelajaran lebih mudah dipantau.

Dokumen yang tersedia mencakup 24 JP pada Semester 1 dan 24 JP pada Semester 2. Alokasi tersebut merupakan program inti. Waktu untuk STS, SAS, libur, kegiatan sekolah, penguatan, dan tindak lanjut perlu diisi berdasarkan kalender pendidikan serta kebutuhan murid.

Fungsi Promes Bahasa Indonesia Kelas 2

Rencana Operasional Semester

Promes memperjelas kapan kelompok ATP akan dilaksanakan setelah distribusi tahunan disusun dalam Prota.

Pemetaan Bulan dan Minggu

Guru dapat menandai minggu pelaksanaan pada setiap bulan sesuai jumlah minggu efektif yang benar-benar tersedia.

Pengendalian Alokasi Waktu

Alokasi setiap ATP dapat diperiksa agar kegiatan memahami, mengaplikasi, merefleksi, dan menindaklanjuti hasil belajar memperoleh waktu yang cukup.

Ruang Penyesuaian Sekolah

Kolom minggu, STS, dan SAS tetap dapat disesuaikan dengan agenda, hari libur, bentuk asesmen, serta kondisi satuan pendidikan.

Peta Promes Bahasa Indonesia Kelas 2

Juli sampai Desember

Cakupan: ATP 1.1 sampai ATP 4.1, masing-masing 6 JP.

JuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember
  • ATP 1.1 — 6 JP
  • ATP 2.1 — 6 JP
  • ATP 3.1 — 6 JP
  • ATP 4.1 — 6 JP

Januari sampai Juni

Cakupan: ATP 5.1 sampai ATP 8.1, masing-masing 6 JP.

JanuariFebruariMaretAprilMeiJuni
  • ATP 5.1 — 6 JP
  • ATP 6.1 — 6 JP
  • ATP 7.1 — 6 JP
  • ATP 8.1 — 6 JP
Ringkasan program inti

Semester 1: 4 kelompok ATP × 6 JP = 24 JP.
Semester 2: 4 kelompok ATP × 6 JP = 24 JP.
Total program inti: 48 JP.

Cara Mengisi Promes Berdasarkan Minggu Efektif

  1. Lengkapi identitas. Isi nama sekolah, mata pelajaran, fase, kelas, dan tahun pelajaran.
  2. Gunakan kalender pendidikan. Tandai awal semester, hari libur, jeda, kegiatan sekolah, dan tanggal penting.
  3. Hitung minggu efektif. Gunakan hanya minggu yang benar-benar dapat dipakai untuk pembelajaran.
  4. Petakan kelompok ATP. Tempatkan ATP secara berurutan sambil mempertimbangkan prasyarat, beban belajar, dan perkembangan murid.
  5. Atur asesmen dan tindak lanjut. Sisihkan waktu untuk asesmen awal, formatif, penguatan, pengayaan, serta perbaikan.
  6. Isi STS dan SAS jika digunakan. Tentukan alokasi sesuai kebijakan sekolah, bukan dengan mengambil angka otomatis dari program inti.
  7. Tinjau secara berkala. Geser penempatan minggu apabila pelaksanaan nyata lebih cepat atau membutuhkan waktu tambahan.
Tentang lima kolom minggu pada setiap bulan

Template menyediakan lima slot agar dapat mengakomodasi variasi kalender. Tidak semua bulan memiliki lima minggu pembelajaran efektif. Beri tanda hanya pada minggu yang benar-benar digunakan.

Alokasi STS dan SAS dalam Promes

Baris Sumatif Tengah Semester (STS) dan Sumatif Akhir Semester (SAS) tersedia sebagai ruang isian. Keduanya belum memiliki jumlah JP tetap dalam dokumen, sehingga penempatannya mengikuti kebijakan asesmen dan kalender masing-masing sekolah.

Program inti

Alokasi 24 JP per semester digunakan untuk empat kelompok ATP. Periksa kembali kecukupannya berdasarkan struktur kurikulum yang diterapkan.

Asesmen semester

Tambahkan waktu STS atau SAS hanya apabila digunakan. Sertakan pula waktu pengolahan hasil dan tindak lanjut bila diperlukan.

Hubungan ATP, Prota, dan Promes

ATP

Menata urutan Tujuan Pembelajaran dan perkembangan kompetensi.

Buka ATP Bahasa Indonesia →

Prota

Membagi kelompok ATP dan alokasi waktu dalam gambaran satu tahun.

Buka Prota Bahasa Indonesia →

Promes

Menempatkan program ke semester, bulan, dan minggu efektif secara operasional.

Promes untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam

Promes tidak hanya membagi waktu. Penempatan minggu perlu memberi ruang agar murid melalui proses memahami, mengaplikasi, dan merefleksi, termasuk kesempatan menerima umpan balik dan memperbaiki hasil belajar.

Memahami

Alokasikan waktu untuk menyimak, membaca, memirsa, mengamati, bertanya, dan menghubungkan informasi dengan pengalaman.

Mengaplikasi

Berikan kesempatan menggunakan bahasa melalui diskusi, bercerita, menulis, presentasi, dan konteks kehidupan sehari-hari.

Merefleksi

Sediakan waktu untuk umpan balik, revisi karya, refleksi strategi belajar, penguatan, dan tindak lanjut.

Unduh Promes Bahasa Indonesia Kelas 2

Promes Bahasa Indonesia Kelas 2 Semester 1 dan 2

Fase/Kelas: Fase A / Kelas II
Cakupan: ATP 1.1 sampai ATP 8.1
Alokasi inti: 24 JP per semester
Format: Microsoft Word (.docx)

Dokumen memuat identitas, CP, elemen, tujuan pembelajaran, alokasi waktu, kolom bulan dan minggu, baris STS-SAS, serta ruang pengesahan.

Unduh Promes Bahasa Indonesia Kelas 2

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Promes Digunakan

  • Lengkapi nama sekolah, tahun pelajaran, tempat, tanggal, nama guru, kepala sekolah, dan NIP apabila diperlukan.
  • Cocokkan CP, ATP, dan pembagian semester dengan perangkat yang digunakan sekolah.
  • Hitung minggu efektif dari kalender pendidikan yang berlaku di daerah dan satuan pendidikan.
  • Jangan menandai seluruh kolom minggu apabila terdapat libur atau kegiatan sekolah.
  • Pastikan total program inti tetap terbaca dan waktu asesmen tidak terhitung ganda.
  • Perbarui penempatan bulan atau minggu ketika pelaksanaan pembelajaran berubah.

Pertanyaan Umum tentang Promes Bahasa Indonesia Kelas 2

Apa fungsi utama Promes?

Promes memetakan program pembelajaran ke semester, bulan, dan minggu efektif agar pelaksanaannya lebih operasional dan mudah dipantau.

Berapa alokasi program inti dalam dokumen ini?

Program inti berjumlah 24 JP pada Semester 1 dan 24 JP pada Semester 2, sehingga totalnya 48 JP.

Apakah semua kolom minggu harus diisi?

Tidak. Template menyediakan lima slot per bulan, tetapi guru hanya perlu menandai minggu yang benar-benar tersedia dan digunakan.

Apakah STS dan SAS termasuk dalam 24 JP?

Tidak otomatis. Baris STS dan SAS masih berupa ruang isian yang perlu disesuaikan dengan kebijakan sekolah.

Apakah Promes harus sama persis di setiap sekolah?

Tidak. Urutan kompetensi tetap perlu dijaga, tetapi penempatan minggu, asesmen, dan kegiatan dapat disesuaikan dengan kalender serta kebutuhan murid.

Artikel dan Dokumen Terkait

ATP Bahasa Indonesia

Lihat urutan tujuan yang menjadi dasar penyusunan program.

Buka ATP Bahasa Indonesia →

Prota Bahasa Indonesia

Periksa distribusi ATP dan alokasi dalam gambaran satu tahun.

Buka Prota Bahasa Indonesia →

Perangkat Ajar Bahasa Indonesia

Temukan CP, TP, ATP, Prota, KKTP, modul, jurnal, dan buku dalam hub mapel.

Buka semua perangkat →

Sumber Rujukan

Sumber daring diperiksa pada 13 Agustus 2026.

Posting Komentar