Lewati ke konten

RPM Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9 SMP 2026/2027: Modul Ajar Deep Learning

Murid menyusun algoritma dan menguji solusi pada Koding dan KA Kelas 9.
Murid menyusun algoritma dan menguji solusi pada Koding dan KA Kelas 9.

RPM Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9 Semester 1 dan 2 mengenalkan penyelesaian masalah melalui algoritma, data, dan penggunaan kecerdasan artifisial yang bertanggung jawab. Koding dan KA merupakan mata pelajaran pilihan; pelaksanaannya mengikuti kesiapan serta kurikulum satuan pendidikan.

Gunakan Modul Ajar Deep Learning Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9 SMP 2026/2027 sebagai referensi, lalu sesuaikan tujuan, kegiatan, dan asesmen dengan ATP sekolah serta kesiapan murid.

Ringkasan RPM Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9
  • Jenjang: SMP/MTs, Fase D.
  • Semester: 1 dan 2, tahun ajaran 2026/2027.
  • Fokus: Berpikir komputasional; Literasi digital; Algoritma dan pemrograman; Literasi dan etika KA.
  • Prinsip: berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
  • Pengalaman belajar: memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.

CP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9 Fase D

Kelas 9 merupakan tahun terakhir Fase D. Perencanaan mengacu pada CP Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 dan memperhatikan Standar Proses dalam Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026.

Ruang lingkup dan pelaksanaan dapat ditinjau pada portal resmi Koding dan KA. Periksa penerapan Kelas 9 dalam kurikulum sekolah; keberadaan CP Fase D tidak berarti semua sekolah sudah membuka mapel ini di seluruh kelas.

Berikut contoh fokus kegiatan untuk membantu perencanaan, bukan kutipan rumusan CP:

  • Berpikir komputasional: memecah masalah dan menyusun langkah yang dapat diuji.
  • Literasi digital: memilih alat serta mengelola informasi secara bertanggung jawab.
  • Algoritma dan pemrograman: menerjemahkan langkah menjadi program serta memperbaiki kesalahan.
  • Literasi dan etika KA: memeriksa keluaran, memahami keterbatasan, dan melindungi data.

Contoh Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9 Semester 1 dan 2

Pemetaan ini dapat diubah sesuai ATP, buku, minggu efektif, dan hasil asesmen awal. Urutannya bukan pembagian materi nasional yang wajib.

SemesterFokus materiBukti belajar
1Dekomposisi dan polaUraian masalah serta contoh pola.
1Algoritma dan kondisiDiagram alur dengan kasus uji.
1Pemrograman sederhanaProgram kecil dan perbaikan kesalahan.
2Data dan pengenalan KAPerbandingan data serta keluaran.
2Etika, privasi, dan biasAnalisis kasus penggunaan KA.
2Proyek solusi bertanggung jawabProduk, hasil pengujian, dan refleksi.

Komponen Modul Ajar Deep Learning Koding dan Kecerdasan Artifisial

  1. Identifikasi: pengetahuan awal, minat, dan kebutuhan dukungan dalam Koding dan KA.
  2. Desain: tujuan, sumber belajar, alat, alokasi waktu, dan kriteria keberhasilan.
  3. Pengalaman belajar: kegiatan memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.
  4. Asesmen: bukti proses dan hasil, umpan balik, remedial, serta pengayaan.

Contoh Pembelajaran Mendalam Koding dan KA

Pemilah Sampah Berbasis Aturan

Tujuan: murid merancang algoritma pemilahan dari ciri yang diberikan, menguji kasus ambigu, dan menjelaskan perbedaan aturan buatan manusia dengan model KA yang belajar dari data.

Alokasi contoh: 3 pertemuan × 2 JP; dapat dilakukan tanpa akun layanan KA.

  • Memahami: membaca kartu contoh dan menentukan ciri yang dibutuhkan untuk keputusan.
  • Mengaplikasi: menyusun diagram alur atau program blok, menguji kasus baru, dan mencatat kesalahan.
  • Merefleksi: memperbaiki aturan serta mendiskusikan mengapa data dan pemeriksaan manusia tetap diperlukan.

Asesmen dan Rubrik Koding dan KA Kelas 9

Awali dengan permainan mengikuti instruksi. Periksa diagram dan catatan debugging selama proses, lalu nilai solusi serta penjelasan individu tentang batas kemampuannya.

AspekKriteria keberhasilan
AlgoritmaLangkah dan kondisi jelas serta dapat dijalankan.
PengujianMencakup kasus umum dan kasus ambigu.
PerbaikanPerubahan didasarkan pada hasil uji.
Pemahaman KATidak menyamakan aturan if-then dengan model yang dilatih dari data.

Gunakan skala 1–4 per aspek: perlu bimbingan, berkembang, baik, dan sangat baik. Jelaskan bukti yang diharapkan sebelum kegiatan, lalu berikan umpan balik yang menunjukkan langkah perbaikan.

Gunakan kartu fisik bila perangkat terbatas. Jangan memasukkan data pribadi ke layanan KA; pilih alat dan contoh sesuai kebijakan sekolah.

Download RPM Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9 Semester 1 dan 2

Pilih semester yang diperlukan. Sebelum digunakan, sesuaikan identitas sekolah, tujuan pembelajaran, alokasi waktu, LKPD, dan asesmen dalam dokumen Word.

Artikel RPM Kelas 9 Terkait

Lihat seluruh Modul Ajar Kelas 9

Temukan RPM semua mapel melalui halaman Modul Ajar Kelas 9 atau telusuri perangkat kelas lain di pusat Modul Ajar.

Buka Modul Ajar Kelas 9 Buka Pusat Modul Ajar

Gunakan Rujukan Koding dan Kecerdasan Artifisial Fase D

Cocokkan tujuan pembelajaran dengan CP yang berlaku dan ATP sekolah melalui rujukan berikut.

Buka Rujukan CP Koding dan KA Fase D

Download Panduan Resmi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9

Buku dan Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial

Telusuri buku sesuai mata pelajaran, fase, kelas, dan edisi yang digunakan sekolah melalui katalog resmi SIBI.

Cari Buku dan Panduan Guru Kelas 9

Panduan Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial

Gunakan panduan untuk meninjau karakteristik mapel, tujuan, contoh kegiatan, dan asesmen yang sesuai.

Cari Panduan Mata Pelajaran

FAQ RPM Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 9

Apakah RPM berbeda dengan modul ajar?

RPM menekankan perencanaan Pembelajaran Mendalam. Modul ajar yang sudah ada dapat disesuaikan pada tujuan, kegiatan, dan asesmennya.

Apakah materi setiap semester harus sama?

Tidak. Pembagian mengikuti ATP dan kondisi sekolah, dengan tetap mengarah pada CP Fase D.

Bagian apa yang perlu diedit dalam file Word?

Identitas sekolah, tujuan, sumber belajar, waktu, LKPD, dan asesmen. Gunakan hasil belajar Kelas 7–8 untuk menentukan penguatan yang diperlukan.

Apakah pembelajaran harus selalu memakai internet atau chatbot?

Tidak. Aktivitas unplugged, diagram alur, dan pemrograman lokal dapat melatih tujuan tertentu. Penggunaan KA dipilih hanya bila mendukung tujuan.

Sumber Resmi

Posting Komentar